Ahad, 12 Safar 1443 H | 19 September 2021

ROKAN HULU - Seorang profesor dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Alaidin Koto, menyatkan siapun yang terpilih menjadi presiden dan wakil rakyat pada pemilihan umum 2014 harus dapat merendahkan hati.

Profesor Alaidin mengatakan itu saat menjadi penceramah di Masjid Agung Madani Islamic Center (MAMIC) Pasirpengaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kamis (6/2).

Pada kesempatan itu, Alaidin Koto memaparkan tentang figur kepemimpinan Nabi Muhammad SAW yang mampu bersikap adil dan bertanggung jawab terhadap rakyatnya. 

Kegiatan itu, selain dihadiri Bupati Rohul, Drs Achmad MSi juga dihadiri Sekretaris Daerah Rohul Ir H Damri MM, Para Staf Ahli, Asisten, pejabat Eselon II, III dan IV serta PNS dan para honorer.

Menurut Alaidin, tugas utama seorang pemimpin adalah harus bisa membawa masyarakat menuju jalan Allah dengan mentauladani kearifan Nabi Nuhammad. 

Ia mengatakan, seorang pimpinan akan dapat membawa rakyatnya  mencapai fastabiqul khoirat. 

Alaidin Koto juga menyampaikan, siapapun yang menjabat sebagai seorang pemimpin agar dapat menjalankan tugas kepemimpinannya dengan baik, sekurang-kurangnya harus bisa memenuhi sifat  rendah hati.

"Itu karena di pundaknya terpikul tanggung jawab yang berat baik kepada masyarakat maupun kepada Allah," ujarnya.

Sifat rendah hati menurut dia tidak akan mengurangi kewibawaan, tetapi malah sebaliknya akan mendapatkan ketenangan, kemudian sifat terbuka, sifat keterbukaan seorang pemimpin dengan mempersilahkan masyarakat untuk meluruskannya.

Seorang pimpinan juga harus mempunyai sifat, amanah dalam kepemimpinan yang sesungguhnya menjadi inti dari sifat  harus dimiliki pemimpin.

"Inti dari sifat amanah itu adalah kejujuran. Kejujuran menjadi inti dari sebuah kehidupan pimpinan yang juga harus mempunyai sifat adil dalam perlakuan serta diimplementasikan kepada masyarakat secara berimbang," katanya.

Perlakuan berimbang menurut dia harus diterapkan kepada siapa saja tanpa pandang bulu, baik kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat maupun pejabat dalam suatu kepemimpinan. 

Ditempat yang sama, Bupati Rohul, Drs Achmad MSi meminta agar para pegawai hendaknya dapat mengukuti wirid dan penyegaran rohasi setiap pekannya.

Menutut dia, hal itu akan dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahun agama maupun dalam kehidupan sehari-hari. "Kita wajib mengikutinya, termasuk PNS dan tenaga honorer, khususnya bagi yang membutuhkan pendalaman tentang ajaran Islam," kata Achmad. (MC Riau/hr)

Video

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Berita Terkait

Jokowi Minta Sistem Pembinaan Atlet Nasional Direview Total

Kamis, 10 September 2020 | 00:44:11 WIB

Gubri Saksikan Haornas ke 37 Secara Virtual

Kamis, 10 September 2020 | 00:19:31 WIB