Kamis, 25 Sya'ban 1447 H | 12 Februari 2026

PEKANBARU - Setelah dilantik menjadi Gubernur Riau periode 2014-2019, Annas Maamun berjanji tidak akan memboyong pejabat dari Kabupaten Rokan Hilir untuk menjabat di pemerintahan provinsi dan akan tetap memakai pejabat lama.

Telah menjadi pembicaraan publik seperti kebiasaan yang dilakukan oleh Kepala Daerah sejak Annas dilantik melakukan mutasi di jajaran pemerintahannya. Khususnya pada jabatan strategis seperti Sekdaprov Riau dan menduduki Satuan Kerja (Satker) yang mengelola banyak anggaran Pemda.

Gubernur Riau, Annas Maamun yang baru 2 jam berkantor, Kamis (20/2), menegaskan bahwa ia tidak akan menarik pejabat dari Rokan Hilir (Rohil) ke Pemprov Riau. Selain itu, tak akan ada nepotisme dalam masa kepemimpinannya.

Namun, terang Annas Maamun, jika ada anggota yang dibawa, paling dari pegawai rendah saja. Ia juga mengaku, ada membawa salah satu pejabat karena langsung meminta kepadanya.

"Anak saya ada dua yang saya bawa. Tapi, itu kan pegawai rendah saja. Selain itu, ada yang langsung meminta dan memohon kepada saya, tapi hanya satu orang," kata mantan Bupati Rokan Hilir itu, usai melakukan sidak ke beberapa Satker di Lingkungan Pemprov Riau. (MC Riau/art)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Jokowi Minta Sistem Pembinaan Atlet Nasional Direview Total

Kamis, 10 September 2020 | 00:44:11 WIB

Gubri Saksikan Haornas ke 37 Secara Virtual

Kamis, 10 September 2020 | 00:19:31 WIB