Jumat, 21 Zulhijjah 1442 H | 30 Juli 2021

ROKAN HULU - Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Rokan Hulu, Riau, Suherman, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait adanya enam calon legislatif (caleg) yang diduga kuat merangkap jabatan dan masih menggunakan gaji bersumber dari dana rakyat seperti APBD atau APBN sehingga terancam didiskualifikasi. 

Suherman kepada Wartawan, Selasa (4/3) menyampaikan, awalnya Panwaslu menerima sekitar 20 nama caleg yang diduga masih aktif menjabat di lembaga yang didanai melalui APBD atau APBN. 
Dari jumlah itu, kata dia, sedikitnya enam caleg sudah dipanggil, namun Panwaslu tidak bersedia menyebutkan nama-nama caleg tersebut.

"Baru enam caleg yang sudah kami panggil. Namun kenapa KPU Rokan Hulu malah meloloskan mereka saat proses pendaftaran," kata Suherman. 

Suherman mengakui, berkas enam caleg tersebut sudah diserahkan ke Bawaslu Riau dan Bawaslu RI. Untuk tindakan, kata dia, tetap dilakukan melalui koordinasi dengan instansi atau lembaga terkait. (MC Riau/hr)

Video

Gubernur Riau Serahkan Bantuan Beras PPKM Secara Simbolis di Kota Pekanbaru

Semarak Takbir Pemerintah Provinsi Riau

Gubernur Riau Bagikan Bantuan PPKM 2021 Door To Door Di Kelurahan Cinta Raja

Berita Terkait

Jokowi Minta Sistem Pembinaan Atlet Nasional Direview Total

Kamis, 10 September 2020 | 00:44:11 WIB

Gubri Saksikan Haornas ke 37 Secara Virtual

Kamis, 10 September 2020 | 00:19:31 WIB