Sabtu, 23 Rajab 1442 H | 06 Maret 2021

ROKAN HULU - Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan (BKPP) Rokan Hulu (Rohul), Riau, sejak 2013 hingga Februari 2014, sudah memberikan pelayanan program Keluarga Berencana (KB) sekitar 80 persen dari jumlah 48.000 Pasangan Usia Subur (PUS) yang ada di daerah ini.

Data dan informasi tersebut, disampaikan Kepala BKPP Rohul, H Yulisman SS MM, Kamis (6/3) kepada sejumlah wartawan. Bahkan dari pelayanan KB yang sudah dilaksanakan tersebut, kegiatan sudah melebihi target yang ditetapkan BKKBN Provinsi Riau.

"Untuk mencapai target 100 persen, maka 20 persennya lagi kita kejar melalui terobosan dengan program akselerasi pelayanan alat kontrasepsi KB untuk akseptor KB baru maupun yang lama (ganti cara KB). Itu kita lakukan dengan bekerjasama dengan Puskesmas, kecamatan serta TP PKK Kabupaten maupun PKK kecamatan. Program akselerasi kita laksanakan di luar program rutin (Percepatan),"kata Yulisman.

Yulisman mengatakan, dari 48.000 PUS yang ada, tidak seluruhnya sebagai akseptor atau ikut pelayanan KB. Karena diantara PUS tersebut ada yang menginginkan kehamilan dan kelahiran anak.

"Bahkan dari Januari hingga Feberuai 2014, baru terlayani 500 akseptor KB. Namun sisa 20 persen lagi yang belum terpenuhi, kita kejar melalui akselerasi,"ucap Yulisman.

Saat ditanya alat kontrasepsi yang terbanyak digunakan akseptor untuk ber KB, menurut Yulisman, terbanyak gunakan Implan (susuk) dan IUD (spriral). Bahkan di tahun 2013 lalu, dari target yang ditetapkan BKKBN Riau 440 akseptor.

"Target di tahun 2014 belum ada ditetapkan BKKN Riau, hanya saja akseptor yang gunakan kontrasepsi Implan dari target 1.400 akseptor pencapaiannya 1.896 atau 135 persen lebih, sementara untuk IUD dari target 1.400 pencapainnya 601 atau 136 persen lebih.

Walaupun belum ditetapkan target dari BKKBN Riau, namun BKPP Rohul sudah melayani kegiatan KB dari Januari hingga Februari 2014," katanya lagi.

Sementara itu, kata dia, program KB di Rohul setiap tahun dilakukan kegiatan secara rutin dalam 4 agenda besar setiap tahunnya bekerjasama melalui Ikatan Bidan Indonesia Kesehatan (IBI Kes) dilaksanakan setiap Januari hingga April setiap tahunnya.

Kemudian, kata dia lagi, kegiatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) setiap Mei hingga Juni, TNI KB kes setiap  Juli hingga September, termasuk kegiatan PKK KB Kes setiap November hingga Desember setiap tahunnya.

"Di luar agenda di empat momen besar setiap tahunnya, program KB juga kita laksanakan melalui terobosan akselerasi pelayanan KB bagi masyarakat," kata Yulisman. (MC Riau/hr)

Video

Gubernur Riau Hadiri Peletakan Batu Pemecah Gelombang Kearifan Lokal Di Pantai Wisata Raja Kecik

Pelaksanaan Vaksinasi Masal Covid-19 Pemerintah Provinsi Riau Tahun 2021

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Berita Terkait

Wagubri Bersama Forkompimda Tinjau TPS di Rokan Hulu

Rabu, 09 Desember 2020 | 11:39:51 WIB

Venue Paralayang Miliki Potensi Wisata

Kamis, 12 November 2020 | 21:33:29 WIB

Gubri Ajak Masyarakat Prioritaskan Tanaman Pangan

Kamis, 12 November 2020 | 21:25:56 WIB

Gubri Akan Usulkan Jalan Perbatasan Jadi Jalan Nasional

Kamis, 12 November 2020 | 16:54:34 WIB

Gubri Serahkan Bantuan Obatan Covid-19 ke Pemkab Rohul

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 14:19:14 WIB

Wagubri Kunjungi Situs Cagar Budaya Istana Rokan

Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:30:49 WIB