Senin, 13 Safar 1443 H | 20 September 2021
ilustrasi


SELATPANJANG - Kepala Administrasi Pelabuhan (Adpel) Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Usman Ys SE menyatakan dampak dari bencana kebakaran lahan dan hutan belum terlalu mengganggu jarak pandang perairan, namun nakhoda kapal diimbau tetap mewaspadai kabut asap.

"Jarak pandang masih 8 mil. Jadi tidak ada masalah. Tinggal lagi kehati-hatian nakhoda untuk mengemudikan kapal," katanya kepada pers di Selatpanjang, Jumat (7/3).

Kepala Adpel Selatpanjang itu mengatakan bahwa pihaknya juga tetap melakukan upaya antisipasi. "Kepada setiap kapal yang mengurus Surat Perintah Berlayar (SPB) kita juga mengingatkan kepada setiap pemilik kapal tersebut agar lebih berhati-hati dengan kondisi cuaca saat ini," ujarnya.

Menurutnya, seluruh kapal juga telah diminta tetap menghidupkan alat navigasi. Selain itu koordinasi dengan pos terdekat juga harus dilakukan.

"Kalau untuk wilayah kita, jarak pandang masih bagus. Jadi tidak ada masalah, tinggal kehati-hatian saja lagi dalam mengemudikan kapal," ulangnya lagi.

Walaupun demikian dia mengakui bahwa kondisi asap di perbatasan perairan Bengkalis atau diperairan menuju Tanjung Balai Karimun dan Batam perlu diwaspadai. Sebab di wilayah tersebut, kabut asap cukup parah dan mengganggu jarak pandang. (MC Riau/san)

Video

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Berita Terkait

Satlantas Polres Meranti Tertibkan Pengendara Tak Pakai Masker

Selasa, 07 September 2021 | 23:29:16 WIB

Nakes di Kepulauan Meranti Mulai Vaksinasi Booster

Selasa, 17 Agustus 2021 | 21:16:09 WIB

Polres Meranti Gelar Vaksinasi Dosis Kedua

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 11:44:38 WIB

Di Meranti, Langgar Prokes Didenda Hingga Rp500 Ribu

Ahad, 25 April 2021 | 21:36:15 WIB