Senin, 13 Safar 1443 H | 20 September 2021

TEBINGTINGGI BARAT - Bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 6 Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, terbuat dari papan dan beratap rumbia layaknya film Laskar Pelangi dan sangat memprihatinkan.

Seperti yang dituturkan oleh pengurus Badan Koordinasi Organisasi
Wanita (BKOW) Propinsi Riau, Dewi Lestari SH, yang secara kebetulan
melihat langsung kondisi sekolah tersebut.

"Saya sangat prihatin sekali, melihat kondisi sekolahnya. Kenapa masih
ada sekolah seperti itu di Kabupaten yang memiliki APBD yang cukup
besar ini," kata Dewi, Jumat (7/3).

Dewi yang kebetulan hadir ke Desa Tanjung Peranap dalam rangka
pembinaan kaum perempuan desa tersebut, terperangah melihat kondisi
sekolah yang hampir mirip dengan film Laskar Pelangi.

"Kebetulan kami melintasi depan sekolah tersebut. Karena hari minggu,
tidak ada anak yang sekolah dan saya pun tidak bisa menemui guru
maupun Kepala Sekolahnya.

Namun yang saya lihat, sekolah tersebut berdinding papan dan beratap rumbia. Yang lebih memprihatinkan lagi tiang benderanya miring dan benderanya sudah lusuh dan sobek. Saya berharap Dinas Pendidikan segera mengambil langkah agar bangunan lokalnya lebih representatif, agar muridnya bisa belajar dengan nyaman," harap Dewi.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Peranap, Syahruddin ketika ditemui secara terpisah mengakui bahwa kondisi sekolah itu memang tidak layak, dan mengatakan bahwa sekolah itu dibangun dari swadaya masyarakat.

"Sekolahnya itu kami bangun atas prakarsa swadaya masyarakat, dari dana ADD dan juga dana desa. Memang ada keinginan kita untuk memiliki bangunan yang layak agar putra-putri kita bisa belajar dengan nyaman. Namun kemampuan kita terbatas. Itu kita bangun atas swadaya, dari dana pungutan ke masyarakat, ADD dan dana desa," sebut Syahruddin.

Menurutnya, pihaknya sudah beberapa kali mengajukan proposal agar sekolah itu dibangun, sehingga saat ini belum mendapatkan respon.
"Kami sudah mengusulkan sejak tahun 2011 yang lalu sampai saat ini belum ada tanggapan. Ini cukup kami sesalkan. Saya sudah bicarakan hal itu ke UPTD Pendidikan Kecamatan Tebingtinggi Barat, bahkan Camat Tebingtinggi Barat sudah pernah saya bawa ke sekolah ini untuk melihat langsung," kata Syahruddin.

Syahruddin berharap, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti segera membangun sekolah tersebut yang lebih baik. "Ini bukan saja menjadi harapan saya, ini juga menjadi harapan murid, orang tua serta masyarakat Tanjung Peranap. Mereka menginginkan sekolah yang bagus, agar saat belajar ketika hujan turun mereka tidak kebasahan," kata Syahruddin. (MC Riau/san)

Video

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Berita Terkait

Satlantas Polres Meranti Tertibkan Pengendara Tak Pakai Masker

Selasa, 07 September 2021 | 23:29:16 WIB

Nakes di Kepulauan Meranti Mulai Vaksinasi Booster

Selasa, 17 Agustus 2021 | 21:16:09 WIB

Polres Meranti Gelar Vaksinasi Dosis Kedua

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 11:44:38 WIB

Di Meranti, Langgar Prokes Didenda Hingga Rp500 Ribu

Ahad, 25 April 2021 | 21:36:15 WIB