Senin, 13 Safar 1443 H | 20 September 2021

SELATPANJANG - Kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, ternyata sangat berpengaruh pada produksi sagu, bahkan para pekerja di bansal  (rumah produksi) sagu terpaksa mengurangi bahan olahan dan bahkan menghentikan produksi karena sulitnya memenuhi kebutuhan air bersih.

Iwin Hs (27), salah seorang pemilik kebun sekaligus bangsal sagu di wilayah Dusun Kabung, Desa Sungai Suir, Kecamatan Tebingtinggi kepada pers, Senin (10/3), mengaku air sangat menentukan dalam proses memproduksi sagu. Karena air digunakan untuk mencuci sekaligus memisahkan ampas sagu dengan sagu basah yang siap produksi.

“Semua bangsal sagu menggunakan air untuk produksi. Kalau musim kemarau seperti sekarang, kami terpaksa mengurangi jumlah produksi atau berhenti sama sekali,” katanya.

Ia sendiri sudah hampir satu bulan menghentikan operasional bangsal sagu, akibat mengeringnya sumber air di wilayah produksinya. Biasanya dalam satu minggu, Iwin bisa memperoduksi sagu basah hingga 10 ton.

“Memang awalnya kita mengurangi produksi karena terbatasnya air, tapi sekarang sudah berhenti total selama sebulan ini,” kata Iwin.

Untuk memproduksi sagu, selama ini ia memanfaatkan kolam dan kanal yang sengaja digali di sekitar bangsal sagu miliknya.

“Sekarang sudah kering semua, bangsal tutup pekerja pulang. Mungkin pengusaha besar masih beroperasi, tapi pasti produksinya berkurang dari biasanya,” kata lelaki yang memiliki sekitar 4,5 hektar kebun sagu itu. (MC Riau/san)

Video

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Berita Terkait

Satlantas Polres Meranti Tertibkan Pengendara Tak Pakai Masker

Selasa, 07 September 2021 | 23:29:16 WIB

Nakes di Kepulauan Meranti Mulai Vaksinasi Booster

Selasa, 17 Agustus 2021 | 21:16:09 WIB

Polres Meranti Gelar Vaksinasi Dosis Kedua

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 11:44:38 WIB

Di Meranti, Langgar Prokes Didenda Hingga Rp500 Ribu

Ahad, 25 April 2021 | 21:36:15 WIB