Ahad, 23 Zulhijjah 1442 H | 01 Agustus 2021

DUMAI - Pemerintah Kota Dumai, Riau, berencana memanggil managemen perusahaan perhutanan yang menguasai hak pengelolaan hutan untuk membahas persoalan kebakaran lahan yang kerap terjadi.

Wakil Walikota Dumai Agus Widayat menyatakan, sejumlah perusahaan yang akan dipanggil tersebut diantaranya PT Ruas Utama Jaya (RUJ), PT Suntara Gaja Pati (SGP) di Kecamatan Sungai Sembilan dan perusahaan HTI dan HPH lainnya.

"Mereka akan kita ajak duduk bersama membahas kejadian kebakaran lahan yang melanda sejumlah wilayah hak pengelolaan hutan perusahaan untuk kepentingan antisipasi bersama kedepan," kata Wawako, kepada pers di Dumai, Rabu (19/3).

Kejadian Karhutla yang ditengarai unsur pembakaran dengan sengaja tersebut, lanjut Agus harus dipikirkan langkah pencegahan oleh semua pihak agar tidak terulang kembali di kemudian hari.

"Berdasarkan laporan warga, kebakaran lahan dan hutan ini disengaja untuk membuka lahan, karena itu kita harus memikirkan upaya tepat bagaimana cara mencegah dan penanggulangannya," sebut Agus.

Dia menegaskan, kepada perusahaan yang mengantongi hak pengelolaan hutan diminta kedepannya untuk bertanggungjawab penuh ketika terjadi kebakaran di lahan masing-masing.

"Pemerintah tidak akan menurunkan petugas atau mengeluarkan biaya untuk aksi pemadaman kebakaran lahan di lokasi hutan yang dikelola perusahaan. Kita menyayangkan tidak adanya tindakan dan tanggung jawab pemilik lahan yang terbakar," tegasnya. (MC Riau/ar)

Video

Gubernur Riau Serahkan Bantuan Beras PPKM Secara Simbolis di Kota Pekanbaru

Semarak Takbir Pemerintah Provinsi Riau

Gubernur Riau Bagikan Bantuan PPKM 2021 Door To Door Di Kelurahan Cinta Raja

Berita Terkait

Hari Pertama Razia di Dumai, 56 Kendaraan Ditilang

Rabu, 28 Juli 2021 | 18:43:23 WIB

Gubri Tinjau Infrastruktur 4 Kabupaten/Kota di Riau

Sabtu, 24 Juli 2021 | 22:29:09 WIB

Kapolda dan Gubernur Riau Tinjau Posko PPKM di Dumai

Selasa, 15 Juni 2021 | 10:18:28 WIB