Ahad, 23 Zulhijjah 1442 H | 01 Agustus 2021

DUMAI - Permintaan relokasi ribuan warga yang berdomisili di dua kelurahan di Kota Dumai, Riau dari operasional kilang minyak Pertamina RU II dinilai perusahaan tidak cukup alasan untuk memindahkan pemukiman.

General Manager (GM) Pertamina Dumai, Nyoman Sukadana mengatakan, berdasarkan beberapa acuan dan peraturan perundang-undangan, maka Pertamina Pusat menilai belum cukup alasan untuk melakukan pemindahan warga sekitar.

"Dari 5 aspek yang menjadi acuan Pertamina, maka diputuskan tidak cukup alasan bagi perusahaan untuk memindahkan warga sekitar," kata Nyoman melalui press rilis kepada wartawan.

Dia menjelaskan, Pertamina mengacu lima aspek untuk mengambil keputusan, yaitu pembangunan kilang pada 1982 sudah dilengkapi dokumen Amdal dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Kemudian, dokumen rencana pengelolaan lingkungan dan rencana pemantauan lingkungan telah mendapat persetujuan dari Komisi Pusat Amdal Departemen Pertambangan dan Energi pada 1995 lalu.

"Jarak aman peralatan kilang yang merupakan jarak batas antara peralatan kilang terhadap pemukiman warga sudah mempertimbangkan potensi bebas bahan kimia, topografis yang masih memenuhi jarak aman dengan masyarakat Tanjung Palas," terangnya.

Alasan lainnya, sebut Nyoman, semua peralatan masih memenuhi standar dan layak dioperasionalkan serta berdasarkan hasil pemantauan, lingkungan telah memenuhi baku mutu lingkungan (BML).

Ia menyampaikan, Pertamina sejauh ini terus menjaga komitmen untuk membantu dan mensejahterakan masyarakat melalui program CSR baik di bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan penghijauan.

"Bentuk kepedulian diwujudkan dengan otorisasi membantu masyarakat melalui program CSR bertujuan dapat dirasakan manfaatnya dan mendekatkan diri dengan warga sekitar," terangnya.

Sementara, Ketua Komisi I DPRD Dumai Timo Kipda mendesak Pemerintah setempat untuk membentuk tim khusus guna mendalami sejumlah aspek yang diutarakan perusahaan sehingga memutuskan penolakan aspirasi warga.

"Kami juga akan menempuh upaya politik ke tingkat propinsi dan pusat untuk membantu memperjuangkan keinginan warga sekitar yang minta dipindahkan pemukiman dari lokasi kilang minyak," ungkap Politisi Golkar ini.

Pihaknya juga akan menggelar pertemuan bersama warga dan pemerintah kecamatan untuk membahas kemungkinan langkah selanjutnya untuk memperjuangkan keinginan masyarakat yang meminta dipindahkan pemukiman. (MC Riau/ar)

Video

Gubernur Riau Serahkan Bantuan Beras PPKM Secara Simbolis di Kota Pekanbaru

Semarak Takbir Pemerintah Provinsi Riau

Gubernur Riau Bagikan Bantuan PPKM 2021 Door To Door Di Kelurahan Cinta Raja

Berita Terkait

Hari Pertama Razia di Dumai, 56 Kendaraan Ditilang

Rabu, 28 Juli 2021 | 18:43:23 WIB

Gubri Tinjau Infrastruktur 4 Kabupaten/Kota di Riau

Sabtu, 24 Juli 2021 | 22:29:09 WIB

Kapolda dan Gubernur Riau Tinjau Posko PPKM di Dumai

Selasa, 15 Juni 2021 | 10:18:28 WIB