Kamis, 11 Rabiul Akhir 1442 H | 26 November 2020

RENGAT - Pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, berjanji dalam pekan ini material perbaikan satu unit mesin pada Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Tanah Merah, Kecamatan Pasir Penyu yang didatangkan dari Eropa sudah tiba di Kabupaten Inhu, sehingga pada pelaksanaan Pemilu 9 April mendatang tidak ada lagi pemadaman listrik bergilir.

Penegasan itu disampaikan Manajer PLN Area Rengat Armunanto didampingi Asisten Manajer Jaringan PLN Area Rengat, Tri Harianto, Kamis (3/4). “Ada atau tidak pemadaman di wilayah Inhu tergantung kesiapan PLTMG, terutama perbaikan terhadap kerusakan satu unit mesin. Mudah-mudahan dalam Minggu ini material yang didatangkan dari Eropa tersebut sudah tiba dan bisa pergunakan,” ujar Tri Harianto.

Dijelaskan Tri, sejak tiga pekan lalu, PLN Area Rengat mengalami defisit daya mencapai 4 sampai 5 MW akibat kerusakan satu unit mesin di PLTMG Tanah Merah dan satu unit mesin milik PLN di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Kota Lama. Kondisi tersebut memaksa PLN Area Rengat harus melakukan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah.

“Untuk memperbaiki kerusakan pada mesin yang ada di PLTMG, harus mendatangkan material dari Eropa, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama mulai dari pemesanan, proses pabean dan pengecekannya. Hal ini juga terjadi untuk mesin milik PLN, hanya saja kapasitasnya tidak terlalu besar,” ujar Tri.

Mantan Manajer PLN Rayon Rengat ini menambahkan, saat ini beban puncak untuk wilayah Inhu dan sebagian Inhil yang dikelola PLN Area Rengat mencapai 35 MW. Sementara daya mampu juga sekitar 35 MW, sehingga saat ini antara kebutuhan dengan daya listrik yang mampu di produksi seimbang. “Makanya ketika ada kerusakan mesin harus dilakukan pemadaman bergilir,” ungkapnya.

Terkait dengan pelaksanaan Pemilu, Tri mengungkapkan bahwa jika terjadi pemadaman bergilir pada tanggal 9 April tersebut, pihaknya hanya mampu membackup kebutuhan untuk kantor KPU Inhu dengan menyediakan genset. “Namun untuk seluruh kantor kecamatan, PLN Area Rengat belum bisa melakukannya,” ujar Tri.

Karena itu, agar pemadaman bergilir tidak berlangsung lama atau bahkan diminimalisir, Tri berharap pelanggan dapat bersama-sama menghemat penggunaan energi listrik di rumahnya masing-masing. Minimal setiap pelanggan dapat memadamkan dua bola lampu yang tidak terlalu berguna. “Ini akan sangat membantu mengurangi pemadaman listrik bergilir,” ucapnya. (MC Riau/ana)

Video

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Peletakan Batu Pertama Sentra Ekonomi Kreatif dan Budaya LAM Riau

Berita Terkait

BPBD Riau Turunkan Personil Bantu Korban Banjir Inhu

Jumat, 13 November 2020 | 18:05:30 WIB

SK Penlok Jalan Tol Rengat-Jambi Sudah Ditekan Gubernur Riau

Selasa, 10 November 2020 | 12:04:00 WIB

Kematian Akibat Covid-19 di Inhu Terendah di Riau

Ahad, 25 Oktober 2020 | 21:00:24 WIB

Danrem 031/WB Dampingi Aster Panglima TNI Kunker ke Inhu

Selasa, 29 September 2020 | 16:54:46 WIB

Positif Covid-19 di Inhu Hanya 25 Kasus

Ahad, 20 September 2020 | 13:13:22 WIB

BBKSDA Riau Evakuasi Beruang Madu di Indragiri Hulu

Kamis, 27 Agustus 2020 | 20:55:38 WIB

Diskes Riau Serahkan Bantuan Obat dan APD ke Inhu

Ahad, 23 Agustus 2020 | 13:43:50 WIB

Alat Medis untuk Covid-19 di Inhu Ikut Ludes Terbakar

Jumat, 21 Agustus 2020 | 22:40:17 WIB

Gudang Instalasi Farmasi Diskes Inhu Terbakar

Jumat, 21 Agustus 2020 | 16:44:25 WIB

27.020 Orang di Riau Sudah Rapid Test

Senin, 22 Juni 2020 | 14:31:03 WIB