Sabtu, 23 Rajab 1442 H | 06 Maret 2021

TELUK KUANTAN - Masyarakat Desa Pulau Jambu, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, yang berbatasan dengan Kecamatan Silunak, Kabupaten Indragiri Hulu, berharap supaya persoalan tapal batas yang hingga kini masih bersengketa tersebut agar segera dituntaskan, mereka mengaku sudah sangat resah dengan kondisi tersebut.

"Kami minta ini dituntaskan, karena sudah lama masalah ini dibiarkan tanpa ada penyelesaian. Kalau ini tetap dibiarkan, bisa-bisa muncul konflik di antara kami yang bertetangga ini," kata Rosmeli, warga Pulau Jambu saat bersilaturrahmi dengan Pemuka Masyarakat Kuansing, Ir Mardianto Manan MT di desa tersebut, Minggu (6/4).

Selaku ahli Perencanaan dan Tata Ruang, Mardianto Manan sengaja diundang oleh masyarakat Pulau Jambu untuk memberikan masukan, pandangan dan arahan terkait persoalan tapal batas yang tak kunjung selesai tersebut. "Karena letak tapal batas desa Pulau Jambu sampai sekarang masih belum jelas," katanya.

Saat ini, batas Pulau Jambu dengan Silunak Inhu, kata Rosmeli belum jelas, dan hanya dibatasi oleh hutan. Sedangkan secara geografis, Rosmeli menjelaskan, peta perbatasan dua kabupaten ini belum ada ketetapan, sehingga hal ini menjadi sengketa antara Kecamatan Silunak Inhu dengan Kecamatan Cerenti Kuansing.

Sementara itu, Mardianto Manan menjelaskan, persoalan tapal batas dua kabupaten yang berada dalam satu provinsi, penyelesaiannya berada di tangan pemerintah provinsi. "Ini yang harus kita pahami terlebih dahulu, penyelesaiannya harus melibatkan provinsi," jelasnya.

Secara geografis, Ketua Jurusan Perencanaan Wilayah dan Daerah Universitas Islam Riau (UIR) ini juga menyarankan, bisa diukur dengan menggunakan GPS atau teknologi lainnya, sehingga pengakuan masing-masing pihak bisa dibuat secara tertulis. Dan ini tentunya akan mempunyai dasar hukum yang kuat, sehingga nantinya tidak akan terjadi persengketaan. "Mari kita selesaikan persoalan ini tanpa ada yang tersakiti," harapnya.

Sementara itu, Plt Camat Cerenti, Latifa yang dikonfirmasi mengakui, kalau persoalan tapal batas Cerenti, Kuansing dengan Silunak, Inhu belum ada kesepakatan. Dan saat ini, wilayah yang dipersoalkan sedang di-statusquo-kan.

"Tidak ada boleh ada yang beraktivitas di wiyalah itu, karena statusnya sedang statusquo. Kita minta masyarakat mematuhi kesepakatan statusquo itu, sehingga persoalan ini bisa kita selesai secara musyawarah," kata Latifa. (MC Riau/us)

Video

Gubernur Riau Hadiri Peletakan Batu Pemecah Gelombang Kearifan Lokal Di Pantai Wisata Raja Kecik

Pelaksanaan Vaksinasi Masal Covid-19 Pemerintah Provinsi Riau Tahun 2021

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Berita Terkait

580 Personel Polres Kuansing Divaksinasi

Kamis, 04 Maret 2021 | 19:33:02 WIB

BBKSDA Riau Evakuasi Anakan Beruang Madu di Kuansing

Jumat, 18 Desember 2020 | 17:29:58 WIB

Memakai Masker Juga Pahlawan

Selasa, 10 November 2020 | 23:29:18 WIB

Di Tengah Pandemi, Petani Kuansing Penen Raya Padi

Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:24:04 WIB

Lagi Bekerja di PETI, Pelajar Tewas Tertimbun Pasir

Senin, 28 September 2020 | 12:01:33 WIB

RSUD Teluk Kuantan Masih Rawat 5 Pasien Covid-19

Kamis, 09 Juli 2020 | 13:11:57 WIB

Seorang Warga di Kuansing Positif Covid-19

Selasa, 07 Juli 2020 | 18:20:31 WIB

Satu Keluarga di Kuansing  Positif Covid-19 

Jumat, 03 Juli 2020 | 19:35:00 WIB

Hasil Rapid Test Sekdakab Kuansing Nonreaktif

Jumat, 03 Juli 2020 | 18:41:38 WIB