Sabtu, 20 Rabiul Akhir 1442 H | 05 Desember 2020

PEKANBARU - Semua warung internet (warnet) yang beroperasi di Pekanbaru, Riau, diperingatkan untuk tidak menerima pelajar pada waktu dilaksanakannya pelajaran sekolah, dan yang melanggar akan diberikan sanksi berat.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Hariyanto kepada wartawan, Senin (7/4) di Pekanbaru mengatakan, pihaknya akan mengambil sikap tegas terhadap para pemilik warnet itu. Jika kedapatan tiga kali berturut-turut pelanggar ketentuan itu, maka izinnya akan dicabut.

Dikatakannya, sikap tegas ini diambil karena banyaknya siswa ditemukan berada di warnet pada jam belajaran sekolah. Para siswa tersebut tidak hanya bermain game online saja, tapi juga membuka situs-situs porno yang ada di internet.

Ketika dilakukan razia beberapa waktu lalu, ada puluhan siswa terjaring di sejumlah warnet pada jam pelajaran siswa. Para siswa yang terjaring itu sudah diproses sebagai layaknya, dan pihak warnet juga sudah diberi peringatan agar tidak menerima siswa di jam belajar.

Dia menyebutkan, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan, bahkan tidak hanya di warnet-warnet saja, tapi juga tempat pijit dan hiburan lainnya. "Kami minta kepada masyarakat jika menemukan ada siswa berkumpul di tempat ini agar segera melaporkannya," ungkap dia. (MC Riau/ad)

Video

Launching Dan Lelang Batik Bangsa Orang Laut

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Berita Terkait

BPBD Riau Petakan TPS Rawan Banjir

Rabu, 02 Desember 2020 | 14:16:22 WIB

BPBD Riau: Banjir Kampar Diprediksi pada Desember-Januari

Kamis, 26 November 2020 | 13:51:18 WIB