Sabtu, 20 Rabiul Akhir 1442 H | 05 Desember 2020

PEKANBARU - Sejumlah hotel yang beroperasi di Pekanbaru, Riau, terancam mendapatkan sanksi tegas dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) setempat karena berdiri tanpa dilengkapi izin lingkungan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Kepala BLH Kota Pekanbaru, Zulfikri dalam keterangannya Selasa (8/4) di Pekanbaru mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat ke hotel-hotel yang belum memiliki IPAL tersebut dan siap memberikan sanksi tegas jika tidak dipatuhi.

Disebutkannya, seharusnya sebelum hotel-hotel itu berdiri, izin lingkungan dan IPAL itu sudah harus dimiliki. Tapi kenyataannya hotel-hotel tersebut sudah berdiri dan sudah beroperasi, namun persyaratan tersebut tidak dimilikinya.

Dia mengatakan IPAL itu harus ada agar setiap limbah yang akan dibuang ke lingkungan harus melalui proses supaya tidak mencemari lingkungan. "Jadi sebelum dibuang ke lingkungan atau sungai harus diproses dulu," ujarnya.

Menyinggung saksi yang akan diberikan kepada hotel yang tak memiliki IPAL, Zulkifli menyebutkan saksinya bisa berupa denda Rp3 miliar, palings edikit Rp1 mikiar. Selain itu juga berupa kurungan penjaga maksima;l 3 tahun dan minimal 1 tahun.

Sehubungan hal itu, dia telah menyurati sejumlah hotel yang ada di Pekanbaru untuk segera melengkapi izin lingkungan dan IPAL-nya. Hal ini sesuai dengan undang-undang lingkungan yang berlaku sejak lama. (MC Riau/ad)

Video

Launching Dan Lelang Batik Bangsa Orang Laut

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Berita Terkait

BPBD Riau Petakan TPS Rawan Banjir

Rabu, 02 Desember 2020 | 14:16:22 WIB

BPBD Riau: Banjir Kampar Diprediksi pada Desember-Januari

Kamis, 26 November 2020 | 13:51:18 WIB