Sabtu, 20 Rabiul Akhir 1442 H | 05 Desember 2020

PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman meminta pada masyarakat untuk tidak gegabah menilai Gubernur Riau Annas Maamun nepotisme terkait adanya beberapa kerabat dilantik jadi pejabat strategis, itu baru bisa dibuktikan kalau kinerja yang ditunjukkan nanti buruk atau tidak sesuai harapan.

"Nepotisme itu ada dua, positif dan negatif.  Jadi jangan terlalu cepat kita menilainya. Bisa jadi ini yang positif, hanya kinerja yang bisa menjawab.  Biarkan mereka bekerja dulu, kalau tidak bagus ini baru bermasalah," jelasnya pada wartawan saat dikonfirmasi, Rabu (9/4).

Lebih jauh dikatakan, walaupun keluarga yang dipilih, sepanjang profesional tidak ada masalah. Bisa jadi pemilihan dilatarbelakangi oleh Pengalaman yang dimiliki aau itu yang terbaik berdasarkan penilaian Gubri.

"Tidak ada pula undang-undang yang melarang terkait pelantikan ini. Tentu ada pertimbangan-pertimbangan dari gubernur," jelasnya lagi sembari menyebutkan legislator tidak bisa menginterpelasi sepanjang belum tahu kinerja yang ditunjukkan.

Ditambahkan, pihaknya nanti akan melihat kinerja yang dituhjuk oleh seluruh Kepala SKPD yang ada. Terutama dalam tiap triwulan dan seterusnya baik dalam bentuk hearing atau sidak kegiatan pembangunan yang sedang dilakukan.

"Jika dipandang tidak mampu, jabatan Kepala Satker bisa kami minta untuk ditinjau ulang pada gubernur.  Ada hak kami untuk masalah ini," kata politisi Partai Demolrat Dapil Kota Pekanbaru ini

Sebagaimana yang dimaklumi, Gubri sudah melantik kerabatnya di posisi strategis yaitu menantunya, Dwi Agus Sumarno sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau.  Sekda Rokan Hilir, Wan Amir Firdaus ditarik menjadi Asisten II Setdaprov. Sebelumnya juga sudah melantik anaknya sebagai Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas PU Riau. (MC Riau/ch)

Video

Launching Dan Lelang Batik Bangsa Orang Laut

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Berita Terkait

BPBD Riau Petakan TPS Rawan Banjir

Rabu, 02 Desember 2020 | 14:16:22 WIB

BPBD Riau: Banjir Kampar Diprediksi pada Desember-Januari

Kamis, 26 November 2020 | 13:51:18 WIB