Senin, 11 Safar 1442 H | 28 September 2020

Info

DUMAI - Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Kota Dumai terus mengimbau masyarakat untuk aktif melancarkan program pemerintah yakni Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (Gisa).

Kepala Disdukcapil Dumai Suardi menjelaskan, program GISA tidak saja meliputi pengurusan administrasi kependudukan berupa kartu keluarga dan kartu tanda penduduk, namun juga untuk dokumen lain, seperti akta kelahiran, akta kematian dan kartu identitas anak.

"Kita imbau warga untuk melakukan pengurusan semua administrasi kependudukan, dan pelayanan gratis tanpa dipungut biaya," kata Suardi kepada wartawan baru ini.

Selain KTP, KK, KIA dan akta kelahiran kematian, GISA juga mencakup dokumen pindah masuk dengan mengantongi surat keterangan (SK) Pindah Warga Negara Indonesia (PWNI).

Sejauh ini, diakui dia antusias mengurus administrasi kependudukan cukup tinggi, berdasarkan jumlah pemohon masuk ke disdukcapil mencapai 300 orang per hari untuk KTP.

"Permohonan masuk diupayakan selesai cepat dan kita tidak akan menunda nunda untuk kepuasan masyarakat dan agar bisa memberikan pelayanan terbaik," sebutnya.

Kendala yang terjadi dalam pengurusan adminduk, lanjutnya, terkadang karena jaringan sering bermasalah, alat rusak untuk merekam data dan kekurangan alat, karena itu diharap warga bersabar dan maklum.

Dia juga mengimbau bagi warga yang sudah memiliki KTP agar terus dibawa saat bepergian, karena wajib dikantongi agar tidak terjaring operasi razia dokumen adminduk.

"KTP wajib dibawa dan bagi warga belum punya, maka uruslah, minimal usia 17 tahun," ujarnya. (mcr/ar)

Video

Pilkada Serentak Tahun 2020 Harus Terapkan Protokol Kesehatan

Peresmian Jalan TOL Pekanbaru-Dumai (PERMAI) Oleh Presiden Republik Indonesia

Pengarahan Gubernur Riau Mengenai Penanganan Covid-19

Berita Terkait