Sabtu, 20 Rabiul Akhir 1442 H | 05 Desember 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.
ist

INHU - Pertamina EP Asset 1 Lirik Field sebagai salah satu unit operasi PT Pertamina EP kembali bersiap menghadapi tugas dan tanggung jawab dalam mencari minyak bumi di tahun anggaran 2019.

Sejumlah strategi telah disiapkan guna menjawab tantangan dalam menyumbang produksi minyak dalam negeri melalui sinergi dan koordinasi antar fungsi.

Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Direktur Pertamina EP yang disampaikan beberapa waktu lalu melalui acara kick off meeting video conference yang di relay ke seluruh unit operasi Pertamina EP. Salah satu strategi yang dijalankan perusahaan adalah dengan mengelola tantangan melalui fokus dalam eksekusi rencana kerja yang berpedoman pada aspek Health Safety Security & Environment (HSSE), sinergi antar fungsi dan efektif dalam menggunakan biaya.

"Dengan meningkatkan sinergi dan koordinasi makan impossible is nothing. Insyaallah operational excellence dan zero accident dapat kita raih." terang Nanag Abdul Manaf, Presiden Direktur Pertamina EP.

Guna mendorong peningkatan produksi dan kehandalan operasi di lapangan, Pertamina EP Asset 1 Lirik Field akan mengandalkan strategi optimasi sumur produksi, reparasi sumur, dan reopening. Dari ketiga strategi petroleum engineering (subsurface) tersebut Lirik Field diproyeksikan dapat meningkatkan produksi maksimum hingga 111 bopd. 

Produksi minyak Lirik Field masih mungkin bertambah melalui strategi reverse coning yang rencananya akan diterapkan pada bulan Maret 2019 nanti. Strategi yang baru dijalankan pertama kali di Pertamina EP Asset 1 Lirik Field ini diharapkan mampu mengangkat minyak mentah rata-rata mencapai 33 bopd per tahun.

Dari sisi peralatan produksi (surface facilities) Pertamina EP Asset 1 Lirik Field tengah menyelesaikan perbaikan manifold di area SP 2 dan SP 5 serta penambahan tanki test di beberapa lokasi manifold.

"Selain peningkatan kinerja produksi, program kerja di bidang HSSE dan Community development  juga akan kami galakan sehingga dampak yang dihasilkan dari kegiatan operasional kami dapat dirasakan oleh semua pihak, baik dari sisi internal perusahaan maupun eksternal." ucap Tedjo Sumantri, Lirik Field Manager saat ditemui dalam kegiatan kunjungan lapangan Sabtu (29/12) lalu.

Di tengah kondisi harga minyak dunia yang masih fluktuatif, sangat diperlukan strategi yang terarah dan dukungan yang kuat dari para pemangku kepentingan guna mengurangi tingkat resiko operasi. "Maka dari itu kami harapkan dukungan dan doa dari stakeholder yang ada disekitar wilayah operasi. Semoga perusahaan yang kita cintai dapat terus berkontribusi untuk negeri," kata Tedjo. (MCR/ana)

Video

Launching Dan Lelang Batik Bangsa Orang Laut

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Berita Terkait

BPBD Riau Turunkan Personil Bantu Korban Banjir Inhu

Jumat, 13 November 2020 | 18:05:30 WIB

SK Penlok Jalan Tol Rengat-Jambi Sudah Ditekan Gubernur Riau

Selasa, 10 November 2020 | 12:04:00 WIB

Kematian Akibat Covid-19 di Inhu Terendah di Riau

Ahad, 25 Oktober 2020 | 21:00:24 WIB

Danrem 031/WB Dampingi Aster Panglima TNI Kunker ke Inhu

Selasa, 29 September 2020 | 16:54:46 WIB

Positif Covid-19 di Inhu Hanya 25 Kasus

Ahad, 20 September 2020 | 13:13:22 WIB

BBKSDA Riau Evakuasi Beruang Madu di Indragiri Hulu

Kamis, 27 Agustus 2020 | 20:55:38 WIB

Diskes Riau Serahkan Bantuan Obat dan APD ke Inhu

Ahad, 23 Agustus 2020 | 13:43:50 WIB

Alat Medis untuk Covid-19 di Inhu Ikut Ludes Terbakar

Jumat, 21 Agustus 2020 | 22:40:17 WIB

Gudang Instalasi Farmasi Diskes Inhu Terbakar

Jumat, 21 Agustus 2020 | 16:44:25 WIB

27.020 Orang di Riau Sudah Rapid Test

Senin, 22 Juni 2020 | 14:31:03 WIB