Ahad, 4 Jumadil Akhir 1442 H | 17 Januari 2021
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

Pekanbaru - Embarkasi Haji Antara Riau mulai dilaksanakan tahun ini. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mendukung, namun minta dispensasi agar jemaah hajinya tetap berangkat melalu embarkasi haji Batam.

Pertimbangan biaya, karena alasan geografis lebih dekat ke Batam jadi pertimbangan. Pemkab Meranti sendiri sendiri sudah berkirim surat ke Kementerian Agama (Kemenag) RI agar dispensasi tersebut bisa disetujui.

Surat yang ditandatangi oleh Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir itu, dibuat pada 6 Februari 2019 lalu dan sudah dikirim ke Kemenag RI. Dari dokumen surat yang beredar isinya meminta kepada Kemenag agar tetap memberikan izin khusus kepada Pemkab Meranti untuk memberangkatkan Calon Jemaah Haji (CJH) asal kabupaten itu melalui embarkasi Batam.

"Terhadap adanya keinginan dari Pemprov Riau untuk segera mewujudkan pemberangkatan jemaah calon haji asal Provinsi Riau melalui embarkasi tersendiri di Pekanbaru sangatlah mulia, dan kami sangat mendukung hal tersebut," bunyi surat itu.

Namun jika dilihat dari jarak tempuh dan besarnya pembiayaan yang harus dikeluarkan untuk menuju ke Kota Pekanbaru, jauh lebih efektif jika jemaah berangkat ke Tanah Suci melalui embarkasi Batam karena ongkos perjalanan jauh lebih murah.

Surat dispensasi yang sudah dikirim ke emenag dibuat Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti dan ditujukan ke Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI agar dapat memberikan pengecualian terhadap jemaah calon haji asal kabupaten itu, untuk bisa berangkat ke Tanah Suci melalui jalur embarkasi Batam, Kepri.

Surat ini juga ditembuskan ke Dirjen PHU Kemenag RI, Gubernur Riau, Ketua DPRD Riau, Kakanwil Kemenag Riau, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kakanwil Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti.

Sementara Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harofie mengatakan Bupati Meranti Irwan Nasir prinsipnya sudah menandatangani perihal Embarkasi Haji Antara bersama sebelas bupati walikota lainnya d Riau dengan membubuhkan tanda tangan. 

Keinginan agar jemaahnya bisa berangkat melalui Batam tersebut mungkin lebih dikarenakan pertimbangan faktor biaya dan geografis yang lebih dekat ke Batam.

"Itu serah dia pulalahkan. Tapi dia mendukung Embarkasi Haji Antara," kata Ahmad Syah, Selasa (12/2/19).

Namun begitu, menurut Ahmad Syah, jika saja ada satu kabupaten kota di Riau yang tidak setuju atau menolak, maka otomatis pelaksanaan Embarkasi Haji Antara Riau gagal dilaksanakan. 

"Kalau satu kabupaten tak setuju embarkasi haji antara, batal. Kita berharap untuk Riau, bukan untuk satu kabupaten saja. Kita berpikir untuk semua daerah di Riau," harap mantan Penjabat (Pj) Bupati Bengkalis ini. (MC Riau/mtr)

Video

Penyuntikan Vaksinasi Covid-19 Di Provinsi Riau

Wakil Gubernur Riau Pimpin Rakor Bahas Rencana Vaksin Covid-19 dan Pengetatan Prokes

Wakil Gubernur Riau Hadiri Rapat Penanganan Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi

Berita Terkait

Dorong Sagu Jadi Sumber Ekonomi Saat Pandemi Covid-19

Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:34:12 WIB

Bupati Irwan Sampaikan Isu Strategi di Kepulauan Meranti

Kamis, 24 September 2020 | 16:46:13 WIB

Bupati Meranti Beberkan Alasan Mulai Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 17:58:29 WIB

Festival Perang Air Ramaikan Imlek di Selatpanjang, Riau

Sabtu, 25 Januari 2020 | 22:16:39 WIB

Pemprov Sosialisasi P4GN di Meranti

Selasa, 03 Desember 2019 | 20:17:07 WIB

Pulau Rangsang Juga Mesti Diperhatikan Pusat

Selasa, 05 November 2019 | 21:30:42 WIB

Program BRG Bantu Perekonomian Warga

Sabtu, 03 Agustus 2019 | 09:48:27 WIB

Kepala BNPB Puji Keberhasilan Sekat Kanal

Sabtu, 03 Agustus 2019 | 09:38:46 WIB

Sekat Kanal Efektif Cegah Karhutla

Sabtu, 03 Agustus 2019 | 09:34:59 WIB