Rabu, 3 Ramadhan 1442 H | 14 April 2021

PEKANBARU - Sekretaris Komisi D pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, Zulkarnain Nurdin menyatakan kekecewaan atas kinerja Badan Pengawas Pemilihan Umum(Bawaslu) yang dipandang lebih gencar menertibkan alat peraga kempanye sementara politik uang tidak terawasi denga cermat.

"Dulu pada masa sosialisasi saat caleg sibuk pasang spanduk, Bawaslu memperlihatkan taringnya dalam menertibkan sesuai aturan. Tapi pada saat pelaksanaan Pemilu, hal ini tidak diperlihatkan, sudah tidak jadi rahasia umum lagi begitu banyak terjadinya money politik tapi tidak banyak yang bisa dikasuskan," kata di menerangkan.

Menurutnya lagi, kalau saja Bawaslu mau bekerja, tidak akan susah dalam mengungkapkan bukti politik uang, baik bagi-bagi sembako, jilbab bahkan uang itu sendiri.  

"Ini sangat penting, kalau tetap dibiarkan, akan berpengaruh terhadap Pemilu berikutnya. Sesuatu yang dimulai dengan tidak baik, akhirnya juga akan tidak baik," tambahnya sembari menyebutkan akan berpengaruh terhadap kualitas caleg terpilih.

Untuk itu, lanjutnya, Bawaslu harus bekerja keras agar Pemilu 2014 berjalan dengan baik, atau kalau tidak, Pemilu berikutnya akan berjalan seperti ini juga penuh dengan kecurangan.

"Apa yang terjadi untuk saat ini akibat ketidak tegasan Bawaslu pada sebelumnya. Jadi jangan harap Pemilu akan datang baik, kalau saat ini Bawaslu saja bekerja tidak baik," demikian Zulkarnain. (MC Riau/ch)

Video

Gubernur Riau Melantik Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Daerah (Wantikda) Provinsi Riau

Pelantikan Penjabat Bupati Indragiri Hulu

Gubernur Riau Tinjau Pembangunan Ruas Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang

Berita Terkait

3 Kantor Samsat Baru Resmi Beroperasi, 7 Menyusul

Selasa, 13 April 2021 | 13:12:12 WIB

Pemkot Pekanbaru Akan Laksanakan PPKM di Tingkat RW

Senin, 12 April 2021 | 21:42:08 WIB

Ini Pemenang 11 Kategori Anugerah Pariwisata Riau 2021

Senin, 12 April 2021 | 10:34:00 WIB

Kearifan Lokal Diharapkan Jadi Sarana Edukasi 

Ahad, 11 April 2021 | 18:28:21 WIB