Kamis, 25 Rabiul Awwal 1441 H | 21 November 2019
Kalaksa BPBD Kabupaten Bengkalis H Tajul Mudarris turun tangan langsung ikut memadamkan Karhutla di Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Senin (25/2/2019).

BENGKALIS – Kabut asap yang menyelimuti Kecamatan Rupat mulai menurun. Hujan gerimis yang turun di sekitar Dusun Sungai Injab Kelurahan Terkul membuat asap mulai berkurang.

Jika kemarin jarak pandang hanya sekitar 100 meter, hari ini, Selasa (26/2/2019) sekitar pukul 10.00 WIB tadi, dilaporkan relatif lebih jauh.

Kabar ini disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Darwissam.

“Kondisi asap mulai berkurang di jalanan. Tadi malam terjadi hujan gerimis di sekitar Kelurahan Terkul Dusun Sungai Injab Kecamatan Rupat,” ujar Darwissam, seperti dikutip Kepala Dinas Kominfotik Johansyah Syafri.

Namun demikian, Darwissam tidak menjelaskan berapa meter kira-kira jarak pandang di Kecamatan Rupat saat ini.

Selain itu, dia juga tidak merinci berapa lama gerimis turun mengguyur Dusun Sungai Injab Kelurahan Terkul.

Kemarin, Senin (25/2/2019) Kalaksa BPBD H Tajul Mudarris langsung dari Rupat menginformasikan bahwa kabut asap disana cukup parah.

“Saat ini jarak pandang hanya sekitar 100 meter. Sejumlah sekolah diliburkan,” katanya, kemarin.

Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Rupat Rais membenarkan jika kemarin ada sekolah yang diliburkan akibat pekatnya kabut asap.

"Mengingat kondisi kabut asap semakin parah, hari ini sekolah diliburkan. Ada 13 sekolah. 10 Sekolah Dasar dan 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP)," jelas Rais sebagai dipublikasikan sejumlah media online.

Dikatakan Rais hal itu sudah disetujui Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis.

"Sudah disetujui Dinas Pendidikan, sehingga tadi pagi anak-anak dipulangkan," terang Rais. (MC Bengkalis/diskominfotik)

Berita Terkait