Selasa, 25 Jumadil Akhir 1441 H | 18 Februari 2020

Info

PEKANBARU - Curah hujan yang mengguyur beberapa daerah di Riau beberapa hari belakangan ini memberikan dampak positif. Ini terlihat dengan angka hotspot yang memperlihatkan trend penurunan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Riau, Jumat (29/3/2019) hanya mendeteksi 3 hotspot di Riau. Sementara di Sumatera terdeteksi 7 hotspot yang tersebar di beberapa provinsi yakni Kepulauan Riau 3 hotspot, Riau 3 hotspot dan Sumatera Selatan 1 hotspot.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Pekanbaru Marzuki menerangkan, pihaknya terus melakukan pemantauan secara berkelanjutan. Untuk di Riau, hotspot terdeteksi di Bengkalis 2 hotspot dan Indragiri Hilir 1 hotspot.

Sementara itu, untuk visibility atau jarak pandang masih tergolong mormal. Untuk visibility di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pukul 07.00 pagi sebesar 4 Kilometer dengan udara kabur, Indragiri Hulu 5 Kilometer dengan udara kabur.

Visibility agak rendah terdeteksi di Dumai 3 Kilometer dengan kondisi udara kabur. Untuk jarak pandang di Pelalawan sebesar 5 Kilometer dengan udara kabur.

“Secara umum cuaca cerah berawan. Namun masih ada potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang bersifat lokal di hampir sebagian besar wilayah Riau. Seperti di Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Kuansing, Indragiri Hulu, Pelalawan, dan Indragiri Hilir,” paparnya.

Sedangkan untuk suhu udara juga diperkirakan sebesar 23.0 – 35.0 derajat celcius dengan kelembapan udara 50 – 98 persen dan juga Angin Selatan-Barat/ 10 - 27 km/jam. Untuk tinggi gelombang di perairan provinsi Riau pada umumnya berkisar antara 0.2 – 1.0 meter. (MCR/mz)

Berita Terkait