Jumat, 9 Jumadil Akhir 1442 H | 22 Januari 2021

DUMAI - Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara calon legislatif 2014 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dumai, Riau, pada Minggu (20/4) dihujani banyak interupsi sehingga terpaksa diundur hingga hari ini (Senin 21/4).

Sejumlah saksi dari partai politik menyampaikan interupsi dan keberatan kepada panitia pemilihan kecamatan (PPK) Dumai Timur agar melakukan buka kotak suara sebelum dilanjutkan dengan rekapitulasi penghitungan suara.

Selain itu, para saksi melihat banyak perbedaan hasil penghitungan suara yang diperoleh dengan data di tingkat PPK, sehingga terus dilancarkan interupsi.

"Banyak perbedaan perolehan suara berdasarkan yang kami pegang, dan kita harus membuka kotak suara untuk menghitung ulang sebelum melanjutkan penghitungan," kata Hasbi, saksi dari Partai Hanura Dumai.

Permintaan buka kotak suara ini juga dipicu banyaknya torehan penghapus tinta pada formulir berita acara penghitungan, dan dianggap tidak sesuai dengan petunjuk teknis peraturan KPU.

Sebab, seharusnya jika terdapat kesalahan penulisan, cukup dilakukan dengan menggaris tulisan yang salah dan menulis koreksi dibawahnya.

"Kita ini harus membacakan angka yang pasti karena ini suara rakyat dan tolong dihitung dengan baik. Jika ada kesalahan mestinya dilakukan koreksi menurut ketentuan yang ditetapkan," jelasnya.

Banyaknya interupsi ini, akhirnya pleno diputuskan skor selama 15 menit oleh komisioner KPU untuk mencari jalan keluar, namun karena tidak ada solusi dan baik PPK maupun saksi saling ngotot, pleno ditunda dan dilanjutkan pada Senin besok.

PPK Dumai Timur Khaidir mengakui data perolehan suara yang diterima dari sejumlah PPS kelurahan banyak yang tidak valid akibat faktor kelelahan panitia serta selisih suara.

"Selisih suara terjadi hampir di semua PPS Kecamatan Dumai Timur, dan kita telah bekerja maksimal untuk memperbaikinya," jelas Khaidir.

Sebelumnya, pleno KPU telah menyelesaikan rekap penghitungan suara untuk Dapil Kecamatan Dumai Kota, dan dinyatakan nihil dari kejadian khusus oleh PPK yang disetujui para saksi.

Untuk Dapil Dumai Kota diketahui bahwa Gerindra berhasil meraih suara terbanyak, yaitu 3.300 suara, diikuti PDI Perjuangan dengan 2.803 suara. (MC Riau/ar)

Video

Penyuntikan Vaksinasi Covid-19 Di Provinsi Riau

Wakil Gubernur Riau Pimpin Rakor Bahas Rencana Vaksin Covid-19 dan Pengetatan Prokes

Wakil Gubernur Riau Hadiri Rapat Penanganan Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi

Berita Terkait

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kg Sabu dari Malaysia

Selasa, 19 Januari 2021 | 18:54:41 WIB

Teken Dokumen, Plh Wako Dumai Harus Izin Mendagri

Senin, 18 Januari 2021 | 17:56:16 WIB

Di Jalan Tol Pekanbaru -Dumai Ada Operasi Ngantuk

Sabtu, 09 Januari 2021 | 12:04:51 WIB

Kemungkinan Januari, Kemendagri Keluarkan SK Pj Wako Dumai

Senin, 28 Desember 2020 | 20:09:07 WIB

Nataru, Jumlah Kendaraan Lintasi Tol Permai Meningkat

Kamis, 24 Desember 2020 | 20:22:03 WIB

Jelang Nataru, BNNP Riau Gelar Razia di Pelabuhan

Jumat, 18 Desember 2020 | 17:42:43 WIB

Pemprov Riau Masih Tunggu SK Pj Wali Kota Dumai

Selasa, 15 Desember 2020 | 17:34:30 WIB

Pemprov Riau Usulkan Pj Walikota Dumai ke Kemendagri

Selasa, 08 Desember 2020 | 13:37:22 WIB

Gubri Minta Masyarakat Doakan Wali Kota Dumai

Kamis, 19 November 2020 | 10:41:05 WIB

Gubri Tunjuk Sekda Dumai Jabat Plh Wali Kota

Rabu, 18 November 2020 | 21:07:38 WIB

Bea Cukai Dumai Berhasil Amankan 50 Kg Sabu Asal Malaysia

Selasa, 10 November 2020 | 18:30:46 WIB