Selasa, 11 Rabiul Awwal 1442 H | 27 Oktober 2020

Info

DUMAI - Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara calon legislatif 2014 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dumai, Riau, pada Minggu (20/4) dihujani banyak interupsi sehingga terpaksa diundur hingga hari ini (Senin 21/4).

Sejumlah saksi dari partai politik menyampaikan interupsi dan keberatan kepada panitia pemilihan kecamatan (PPK) Dumai Timur agar melakukan buka kotak suara sebelum dilanjutkan dengan rekapitulasi penghitungan suara.

Selain itu, para saksi melihat banyak perbedaan hasil penghitungan suara yang diperoleh dengan data di tingkat PPK, sehingga terus dilancarkan interupsi.

"Banyak perbedaan perolehan suara berdasarkan yang kami pegang, dan kita harus membuka kotak suara untuk menghitung ulang sebelum melanjutkan penghitungan," kata Hasbi, saksi dari Partai Hanura Dumai.

Permintaan buka kotak suara ini juga dipicu banyaknya torehan penghapus tinta pada formulir berita acara penghitungan, dan dianggap tidak sesuai dengan petunjuk teknis peraturan KPU.

Sebab, seharusnya jika terdapat kesalahan penulisan, cukup dilakukan dengan menggaris tulisan yang salah dan menulis koreksi dibawahnya.

"Kita ini harus membacakan angka yang pasti karena ini suara rakyat dan tolong dihitung dengan baik. Jika ada kesalahan mestinya dilakukan koreksi menurut ketentuan yang ditetapkan," jelasnya.

Banyaknya interupsi ini, akhirnya pleno diputuskan skor selama 15 menit oleh komisioner KPU untuk mencari jalan keluar, namun karena tidak ada solusi dan baik PPK maupun saksi saling ngotot, pleno ditunda dan dilanjutkan pada Senin besok.

PPK Dumai Timur Khaidir mengakui data perolehan suara yang diterima dari sejumlah PPS kelurahan banyak yang tidak valid akibat faktor kelelahan panitia serta selisih suara.

"Selisih suara terjadi hampir di semua PPS Kecamatan Dumai Timur, dan kita telah bekerja maksimal untuk memperbaikinya," jelas Khaidir.

Sebelumnya, pleno KPU telah menyelesaikan rekap penghitungan suara untuk Dapil Kecamatan Dumai Kota, dan dinyatakan nihil dari kejadian khusus oleh PPK yang disetujui para saksi.

Untuk Dapil Dumai Kota diketahui bahwa Gerindra berhasil meraih suara terbanyak, yaitu 3.300 suara, diikuti PDI Perjuangan dengan 2.803 suara. (MC Riau/ar)

Video

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Berita Terkait

Truk ODOL Masuk Tol Pekanbaru-Dumai, Putar Balik Kanan

Selasa, 06 Oktober 2020 | 12:53:33 WIB

Rela Antri, Masyarakat Antusias Jajal Tol Pekanbaru-Dumai

Ahad, 27 September 2020 | 18:16:39 WIB

Tol Pekanbaru-Dumai Telan Biaya Investasi Rp12,18 Triliun

Jumat, 25 September 2020 | 17:04:02 WIB

Tol Pekanbaru-Dumai Punya Lima Terowongan Gajah

Jumat, 25 September 2020 | 16:13:05 WIB

Tol Pekanbaru-Dumai Beroperasi Mulai Besok Pagi

Jumat, 25 September 2020 | 16:10:00 WIB

Jokowi: Tol Pekanbaru-Dumai Tingkatkan Perekonomian di Riau

Jumat, 25 September 2020 | 16:06:39 WIB