Kamis, 8 Zulqaidah 1442 H | 17 Juni 2021
Pembangunan Kantor Bupati Kepulauan Meranti Dalam Perencanaan
Acara rapat koordinasi tim persiapan pengadaan tanah untuk pembangunan Kantor Bupati Kepulauan Meranti di Ruang Jamuan Gubernur Lantai 8, Kamis (20/6)

PEKANBARU - Pembangunan Kantor Bupati Kepulauan Meranti rencananya akan menghabiskan lahan perkantoran 13.2 hektar, diperkirakan bisa menjadi alternatif pusat Perkantoran Bupati, Dewan Perwakilan Daerah dan kantor lainnya.

Untuk sementara lokasi ini berada di samping stadion, jadi sangat representatif untuk masyarakat Meranti melakukan aktivitas di sekitar perkantoran. 

Hal tersebut disampaikan saat mengadakan rapat koordinasi tim pengadaan tanah untuk pembangunan Kantor Bupati Kepulauan Meranti yang di pimpin oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Riau, Sudarman, Kamis (20/6/19).

Sudarman menyampaikan, dasar dari pada pengadaan tanah ini juga memperhatikan beberapa aspek terutama RT dan RW baik nasional, provinsi, kabupaten dan kota terkait dengan prioritas pembangunan, rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) terkait dengan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD).

Lebih lanjut Sudarman menjelaskan, persiapan yang telah dilakukan mendalam terhadap tanah ini sudah ditanggapi oleh Gubernur.

“Silahkan sekretaris menyampaikan data-data apa saja yang sudah dilakukan terhadap tanah ini,” tutup Sudarman.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kepulauan Meranti, Muhammad Murod memaparkan, rencana tata ruang wilayah yang menjadi rujukan adalah, pertama, berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Riau nomor 10 tahun 2018 dari surat yang kita masukkan di bagian pemerintahan bahwasanya lokasi tersebut berada pada titik koordinat termasuk kawasan areal perkebunan lain (APL) yang telah dikeluarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (Dinas PUPR) Kepulauan Meranti.

Kedua, pihaknya juga menyurati kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait titik koordinat dan kesesuaian tata ruang yang berkaitan dengan proses sertifikasinya.

“Dari balasan surat Kantor Pertahanan Kabupaten Kepulauan Meranti bahwasanya lokasi tersebut termasuk kawasan pemukiman,” tutur Murod.

Lebih lanjut Murod menjelaskan, lokasi berada di pusat perkotaan,  pemerintahan yang ada sekarang ini juga sudah ada di fasilitasi dengan jalan yang sangat memadai dan juga dekat dengan pelabuhan domestik dan kargo yang sudah direncanakan sebelumnya.

“Lokasi ini juga sangat mudah di akses oleh masyarakat Meranti,” ucapnya.

Turut hadir dalam acara rapat tersebut BAPPEDA Provinsi Riau, Jefrizon, BAPPEDA Kepulauan Meranti, Muhammad Murod, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Said Hasyim, dan Kepala Desa Banglas Kepulauan Meranti Samsurizal. (Mcr/nv)

Video

Gubernur Riau Terima Bantuan Untuk PON XX Papua 2021

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Launching Penerapan Belanja Langsung Pemerintah Provinsi Riau

Berita Terkait

Di Meranti, Langgar Prokes Didenda Hingga Rp500 Ribu

Ahad, 25 April 2021 | 21:36:15 WIB

543 Tenaga Kesehatan di Kepulauan Meranti Telah Divaksin

Senin, 08 Februari 2021 | 19:52:54 WIB

Pandemi Covid-19, Festival Perang Air Ditiadakan

Sabtu, 30 Januari 2021 | 10:02:15 WIB

Dorong Sagu Jadi Sumber Ekonomi Saat Pandemi Covid-19

Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:34:12 WIB

Bupati Irwan Sampaikan Isu Strategi di Kepulauan Meranti

Kamis, 24 September 2020 | 16:46:13 WIB

Bupati Meranti Beberkan Alasan Mulai Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 17:58:29 WIB