Senin, 19 Zulhijjah 1440 H | 19 Agustus 2019

PEKANBARU - Keluhan suporter PSPS Riau terkait bobroknya kondisi manajemen serta adanya keinginan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terlibat lebih jauh untuk membangkitkan tim persepak bolaan lokal agar kembali bisa bangkit dikancah nasional, mendapat kritikan balik.

Wakil Gubernur Riau, Edy Natar saat menerima perwakilan 10 perwakilan suporter PSPS di ruang kenanga Kantor Gubernur Riau menyebut harusnya persoalan itu ditujukan kepada pihak manajemen PSPS itu sendiri. 

Terlebih keengganan perusahaan besar memberikan bantuan kepada PSPS selama ini. Hal itu justru menjadi pertanyaan untuk menjadi intropeksi terkait pembenahan PSPS Riau.

"Kenapa mereka (perusahaan) terkesan enggan memberikan bantuan, saya tak mau menduga-duga. Apakah bantuan mereka selama ini sudah dikelola dengan baik," kata Wagubri, Senin (24/6/19).

Pertanyaan ini wajib dipahami, terkait usaha membangkitkan tim persepak bolaan lokal yang dulu pernah jadi kebanggaan masyarakat Riau tersebut.

"Harusnya yang ditanyakan sudah bereskah PSPS dikelola. Kapan perlu datangkan auditor independen untuk mengaudit dari mana saja anggaran didapat, kemana anggaran dilakukan," tegas Wagub.

Kalau datang ke Pemprov kemudian menuntut perduli serta meminta ikut membenahi lebih jauh persoalan PSPS, itu namanya salah alamat. Orang nomor dua di Riau ini juga mengkritik manajer PSPS Riau Ari Nugroho yang tiba-tiba menyerahkan PSPS Riau ke Pemprov Riau dengan kondisi 'sakit parah'.

”Ini namanya salah alamat," ujar Wagub. (MCR/mtr)

Berita Terkait