Ahad, 16 Zulhijjah 1442 H | 25 Juli 2021
Ilustrasi (internet)

Pekanbaru-Legislator Riau dari Fraksi PAN, Musyafak Asikin menyampaikan rasa prihatin dari fraksinya terkait pertumbuhan ekonomi Riau terutama dilihat dalam dua tahun belakangan pertumbuhannya sangat melambat.   Untuk tahun 2017 tumbuh hanya sebesar 2,6 persen, dan tahun 2018 malah tambah melambat lagi menjadi 2,3 persen.

Untuk itu faksi dengan lambang partai matahari putih meminta Penerintah Provinsi Riau dalam menjalankan kebijakannya kedepan lebih pada mendorong pembangunan  di sektor riil yang berbasis pada Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berkembang di masyarakat.  "Kalau sektor riil hidup ditengah masyarat, tidak akan berpengaruh walau ada dampak global dunia," sebutnya, Jumat (28/06).

Ditambahkan, pertumbuhan ekonomi Riau sebelumnya sangat berpengaruh terhadap terjadinya kebijakan Amerika Serikat menurunkan devisit perdagangan yang berdampak melemahnya perdagangan dunia.  Menurunnya produksi dan melemahnya harga minyak bumi.  "Terjadi juga penurunan harga komoditas utama Riau seperti Sawit dan Karet," tambahnya.

Disampaikan juga oleh Dapil Indragiri Hilir ini, belum lagi karena penurunan produksi kayu akibat HTI tidak boleh menanam kembali di lahan gambut.  "Untuk itu kita berharap kedepan Pemprov lebih memperhatikan dan mendorong pembangunab sektor riil berbasis UKM.  Karena dampak global dunia yang terjadi tidak sepenuhnya dapat dikendalikan oleh Pemprov," katanya juga. (Mcr/Ch)

Video

Gubernur Riau Serahkan Bantuan Beras PPKM Secara Simbolis di Kota Pekanbaru

Semarak Takbir Pemerintah Provinsi Riau

Gubernur Riau Bagikan Bantuan PPKM 2021 Door To Door Di Kelurahan Cinta Raja

Berita Terkait

92 Truk Ditilang Selama Tiga Hari Razia Tim Gabungan

Jumat, 23 Juli 2021 | 19:28:32 WIB