Rabu, 26 Jumadil Akhir 1441 H | 19 Februari 2020

Info

Dari kiri ke kanan, masyarakat bersama Kepala BRG Nazir Foead, Gubernur Riau Syamsuar, dan Kepala BNPB Doni Monardo.

MERANTI - Belasan sekat kanal yang dibangun Badan Restorasi Gambut (BRG) di Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, terbukti dapat meningkatkan tingkat produksi sagu masyarakat yang ada di sana.

Kepala BRG, Nazir Foead mengatakan, bahwa BRG telah membangun sebelas sekat kanal dan satu sekat kanal dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di desa percontohan pengelolaan gambut tersebut.

Yang mana, selama ada sekat kanal di sana, kebutuhan air untuk membasahi gambut tetap tersedia. Sehingga, meskipun sudah tiga bulan tidak ada hujan di musim kemarau, kelembaban lahan di Desa Sungai Tohor masih terjaga dari resiko kebakaran.

"Dengan adanya sekat kanal, tingkat kelembaban tanah di sini naik. Sehingga kebakaran dapat dicegah. Dan pohon sagu itu semakin gambutnya basah, semakin bisa tumbuh subur sagunya. Kalau semakin banyak tualnya, tentu income mereka juga bertambah," kata Nazir Foead saat meninjau ke lokasi sekat kanal di Desa Sungai Tohor, Jumat (2/8/2019).

Langkah kedepannya, kata Nazir, pihaknya akan kembali meneruskan pendekatan pencegahan karhutla melalui pemberdayaan pengelolaan gambut kepada masyarakat dengan cara yang seperti ini.

"Bahkan sekat kanal yang sekarang akan kita upayakan jadi sekat permanen dibeton. Kami juga akan membantu masyarakat untuk membudiayakan perikanan dan pertanian di daerah sekat kanal tersebut," ujarnya. (Mcr/rat)

Berita Terkait