Rabu, 26 Jumadil Akhir 1441 H | 19 Februari 2020

Info

PEKANBARU - Ketiga mahasiwa Universitas Riau (Unri) sempat membentangkan poster di hadapan Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo saat memberikan paparan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) khususnya terkait aspek hukum, diusir dari ruang Balai Serindit, Gedung Daerah, Kamis (8/8/19).

Diantara ketiga yang mengaku bernama Rios tersebut, membentangkan poster bertuliskan yakni "Polda Riau jangan lagi kongkow dengan korporasi". Selain itu Ada juga poster lainnya bertuliskan "kita harus jaga Riau serta cabut izin pembukaan lahan dan korporasi ilegal".

Tindakan tegas dari petugas baik dari kapolisian maupun protokoler Gubernur Riau yang sudah bersiaga langsung membawa paksa ketiga mahasiswa ke luar ruangan Balai Serindit.

Tindakan tegas itu atas perintah Kapolda Riau yang merasa tak dihargai atas ulah mahasiswa tersebut yang juga sempat berorasi ditengah Kapolda Riau menyampaikan paparan penanganan Karhutla.

Kejadian ini sempat menjadi perhatian oleh para undangan yang hadir. Diantaranya Gubernur Riau Syamsuar, Kajati Riau Uung Abdul Syakur, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat provinsi dan kabupaten kota, perwakilan perusahaan hutan dan perkebunan.

Bahkan Danrem 031/WB Brigjen TNI Muhammad Fadjar sempat murka atas ulah mahasiswa di acara rapat  pencegahan dan pemadaman Karhutla. (MCR/mtr)

Berita Terkait