Jumat, 20 Safar 1441 H | 18 Oktober 2019
Helikopter Satgas Karhutla Riau saat menjalankan misi pemadaman api disejumlah wilayah di Riau

PEKANBARU - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali marak akhir-akhir ini. Akibatnya, sejumlah wilayah di Riau diselimuti kabut asap dan menyebabkan ribuan warga terpapar ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut).

Menyikapi semakin maraknya Kahutla, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Uung Abdul Syakur berjanji tidak akan berkompromi dengan pelaku Karhutla.

Ia akan menindak tegas para pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kejaksaan akan menuntut pelaku dengan hukuman berat.

"Saya tidak beri ampun untuk (pelaku) Karhutla karena menyangkut hajat hidup orang banyak, masyarakat Riau," ujar Uung, Sabtu (10/8/2019).

Uung menegaskan, kejaksaan berkomitmen dalam memberikan hukuman untuk pelaku Karhutla. Pihaknya terus berkoordinasi dengan penyidik kepolisian terkait penanganan perkara Karhutla.

Uung mengatakan, koordinasi intensif dilakukan dengan penyidik. Berkas perkara pelaku yang dikirim penyidik ke kejaksaan diteliti dengan seksama agar pelaku tidak lepas dari jeratan hukum.

Uung juga mengingatkan jajarannya di daerah untuk tidak bermain dengan para pelaku Karhutla. "Kalau ada yang main-main di daerah akan saya ingatkan dan saya tindak," tegas Uung.

Uung juga meminta kerja sama dari wartawan untuk mengawasi kinerja jajarannya. Kalau ditemukan ada penyimpangan di daerah, masyarakat bisa menyampaikan langsung ke Kejati Riau

"Kalau ada penyimpangan dalam penindakan-penindakan tolong disampaikan. Saya tidak ampun untuk Karhutla karena menyangkut hajat hidup masyarakat Riau," tegas Uung lagi.

Untuk kasus Karhutla, sejak Januari hingga kini, Polda Riau sudah menetapkan 27 tersangka Karhutla dari perorangan dan satu korporasi yakni PT Sumber Sawit Sejahtera di Desa Pangkalan Turap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Dari 27 perkara, 1 perkara berkasnya sudah lengkap atau P21, 12 perkara dalam proses penyidikan, 1 perkara tahap I. Untuk 13 perkara sudah tahan II atau penyerahaan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan.(MC Riau/yan)


 

Berita Terkait

Info MC Riau Satelit Terra / Aqua (BMKG) Update 17/10/19 Pukul 16.00 WIB Sumatera Level Confidence > 50% : 92 titik, Lampung : 14, Sumsel : 46, Jambi : 18, Bengkulu : 5, Sumbar : 2 dan Aceh : 1 Riau : 6 titik (Inhil : 6) MC Riau Satelit Noaa (Sipongi KLHK) 17/10/19 Pukul 16.00 WIB Jambi : 6 Riau : Nihil MC Riau Berikut Rekapitulasi Luas Lahan Terbakar di Kab/Kota se-Provinsi Riau pertanggal 4-10-2019 (Sumber PUSDATIN BPBD Prov. Riau) :Rohul : 89,25 Ha, Rohil : 1.939,45 Ha, Dumai : 351,75 Ha, Bengkalis : 1.907,34 Ha, Meranti : 368,5 Ha, Siak : 867,87 Ha, Pekanbaru : 280,11 Ha, Kampar : 352,03 Ha, Pelalawan : 548,2 Ha, Inhu : 1.172,3 Ha, Inhil : 1.071,85 Ha, Kuansing : 20.1 Ha