Senin, 19 Zulhijjah 1440 H | 19 Agustus 2019

PEKANBARU - Gubernur Riau, Syamsuar, Senin (12/8/2019),  menyerahkan sapi kurban Pemprov Riau ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau.

Kedatangan Syamsuar disambut langsung Ketua PWI Zulmansyah Sekedang dan sejumlah pengurus PWI lainnya. Tahun ini PWI menyembelih 3 ekor sapi kurban yang berasal dari kurban anggota PWI.

Dalam sambutannya, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berharap kepada media dan wartawan untuk bersinergi dengan Pemprov Riau dalam rangka membantu tugas pemerintah mengatasi berbagai persoalan, seperti Karhutla dan penertiban perkebunan ilegal di Riau. 

"Kami harap dukungan media dan wartawan mengimbau masyarakat untuk tidak membakar. Karena kita lebih bagus mencegah daripada memadamkan, kerena padamkan api cukup berat," harapnya. 

Menurutnya satgas Karhutla baik TNI/Polri dan Manggala Agni sudah bekerja keras melakukan pemadaman dan pencegahan Karhutla. Namun langkah itu belum cukup tanpa dukungan media. 

"Harapan saya tidak putus sampai di situ. Namun harap saya kepada media untuk menyampaikan ke masyarakat Riau dari suku dan golongan untuk sama-sama menjaga marwah negeri ini, dengan tidak membakar lahan," katanya. 

Lebih lanjut Syamsuar mengatakan pihaknya akan melakukan penertiban perkebunan ilegal, yang rapat pembahasannya hari ini. 

"Kami akan menertibkan perkebunan yang ilegal, tak ada izin dan sebagainya. 

Hari ini kita rapatnya untuk memulai gerakan kami bersama Forkopimda, ada BPN, Kanwil Pajak dan lainnya untuk menyisir perkebunan ilegal," bebernya.

"Makanya butuh dukung media sehingga ini mengurangi kebakaran lahan dan hutan. Karena media ini sebagai penyambung lidah rakyat dan pemerintah apa yang perlu disampaikan ke rakyat, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat dapat terwujud," 

"Kami juga berharap media dapat mengawal kami, jika ada saran dan masukan terbaik agar disampaikan sehingga kami bisa melaksanakan pekerjaan kami lebih baik," tukasnya

Sementara Ketua PWI Riau, Zulmansyah mengatakan, dua dari tiga ekor sapi tersebut berasal dari tabungan kurban pengurus dan anggota PWI Riau. 

Dimana tabungan kurban itu telah berlangsung sejak Juli 2018 yang disetor peserta kurban setiap seminggu sekali dengan nominal tabungan senilai Rp50.000 ribu.

Sedangkan satu ekor sapi kurban lagi berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi Riau.

"Untuk tiap peserta, nominal kurban yang dibayarkan senilai Rp2.400.000. Dan alhamdulillah, kita panitia kurban bisa mendapatkan 2 ekor sapi. Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan pengurus yang telah berpartisipasi untuk ikut menjadi peserta kurban pada hari raya Idul Adha 1440 H ini. Dan bagi yang belum penuh menabungnya tahun ini, kami doakan semoga tahun depan bisa berkurban," pungkasnya.(MC Riau/yan)

Berita Terkait