Selasa, 14 Rabiul Akhir 1441 H | 10 Desember 2019

Info

PEKANBARU - Pihak DPRD Riau sangat mendukung tindakan dari Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo untuk menangkap para korporasi 'nakal' yang ada di Riau. Pasalnya seluruh malapetaka yang terjadi saat ini seperti kebakaran lahan dan keluarnya binatang buas ke pemukiman atau kampung warga merupakan ulah mereka.

Demikian yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar, Selasa (13/08) saat dikonfirmasi kalau dirinya lebih memilih pihak Kapolda untuk serius menangkap para korporasi nakal dari pada mendesak Kapolda Riau untuk mengundurkan diri akibat terjadinya asap saat ini.

"Ada sekitar 1,2 juta hektar perambahan hutan lindung yang dilakukan oleh para korporasi. Bahkan kalau kita hitung dengan baik, mungkin ada 2 juta hektar hutan lindung di Riau yang dirambah," ujarnya.

Disampaikan juga oleh politisi Demokrat ini, kalaupun Kapolda Riau dicopot dari jabatannya, juga tidak akan menyelesaikan masalah. Karena dengan pencopotan itu, api juga tidak akan padam. 

"Jadi kalau saya pemikirannya jauh lebih kedepan, bukan dicopot. Tapi kita minta Kapolda untuk menangkap para korporasi itu," tambahnya dengan nada tinggi.

Lebih jauh disampailan juga, dalam penangkapan yang dilakukan harus betul-betul para bos-bos pemilik lahan yang perambah hutan tersebut. Bukan masyarakat yang jadi suruhan atau pemilik lahan yang kecil-kecil. 

"Jangan masyarakat yang disuruh itu yang ditangkap. Tapi pemilik lahan atau bos-bos dari korporasi itu yang ditangkap. Jadi kita dorong Kapolda untuk melakukan ini selaku penjaga keamanan," tambahnya juga. (MCR/Ch)

Berita Terkait