Selasa, 25 Jumadil Akhir 1441 H | 18 Februari 2020

Info

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyebutkan, jemaah haji yang kembali ke Riau harus diberikan penyambutan seperti pelepasan keberangkatan kemarin, di asrama Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Riau.

Syamsuar juga mengatakan, prosesi penyambutan diupayakan tidak bertele-tele dan memakan waktu lama, namun makna dan pesan yang ingin disampaikan tersampaikan dengan baik.

"Usahakan penyambutannya simple saja. Ada doa, baca alquran, dan kata sambutan," katanya, Jumat (16/8).

Ia juga menyarankan agar penyambutan yang dilaksanakan mencontoh seperti Embarkasi Batam yang sudah lama beroperasi.

"Riau masih perdana, tidak apa melihat contoh ke Batam. Jemaah haji itu lelah ingin segera bertemu keluarga, jadi yang biasa saja penyambutannya," tambah Syamsuar.

Syamsuar juga melanjutkan, pada saat kepulangan, upayakan memberikan pelayanan yang membuat nyaman para jemaah sehingga kembali ke rumah dengan selamat.

Menurutnya, perlu adanya kata sambutan dari perwakilan jemaah haji untuk menyampaikan kesan dan pesan kepada panitia sebagai bahan evaluasi bagi panitia haji kedepannya.

"Jadi nanti terlihat kurangnya panitia dimana, kedepannya bisa diperbaiki," ucapnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Asisten I Pemerintah Provinsi Riau, Ahmad Syah Harrofie. Ia membenarkan adanya penyambutan kedatangan jemaah haji kembali ke Riau.

Menurutnya, akan ada beberapa rangkaian penyambutan yang dilaksanakan, diantaranya doa, baca alquran, laporan pertanggungjawaban ketua kloter, sambutan kepala daerah dan penyerahan langsung kepada panitia daerah.

"Cuma itu saja rangkaian acara kita, tidak banyak-banyak," tutupnya. (MCR/IP)

Berita Terkait