Jumat, 26 Rabiul Awwal 1441 H | 22 November 2019

PEKANBARU - Kabut asap yang tebal telah mencemari udara di sejumlah daerah di Provinsi Riau selama beberapa pekan terakhir ini, salahsatunya di Kota Pekanbaru. Bahkan, Indeks Standar pencemaran udara (ISPU) di kota ini sempat menunjukkan kategori Tidak Sehat pada Minggu (25/8/2019) sore.

Meski kondisinya begitu, nyatanya sekolah-sekolah di Pekanbaru belum diliburkan. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Diskes Riau yang juga merangkap sebagai Plh Kadiskes Provinsi Riau, Yohanes mengatakan, bahwa pihaknya belum bisa memberikan rekomendasi kepada Disdik Pekanbaru untuk meliburkan sekolah karena kondisi udara di kota ini dinilai masih fluktuatif.

''Kondisi asap tebal di pagi hari itu lebih disebabkan adanya pencampuran partikel asap dengan embun. Yang pada siang harinya, kondisi asap mulai memudar. Jadi status ISPU masih berada pada tahap waspada. Hari ini berada di angka 107," kata Yohanes di Pekanbaru, Senin (26/8/2019).

Kebijakan belum meliburkan sekolah ini, tegas Yohanes, telah diputuskan bersama melalui pertemuan dengan pihak terkait seperti Ikatan Dokter Paru, pihak Dinas Pendidikan, pihak Dinas Lingkungan Hidup dan lainnya.

"Jadi ini sesuai kesepakatan bersama dengan stakeholder yang ada," tutupnya. (Mcr/rat)

Berita Terkait