Jumat, 26 Rabiul Awwal 1441 H | 22 November 2019

PEKANBARU - Wakil Gubernur (Wagub) Riau, Edy Natar Nasution menuturkan bahwa nilai investasi di Riau meningkat dari tahun sebelumnya.

Hal tersebut, ucapnya, terbukti dari banyaknya investor berinvestasi ke Riau. Yang mana menjadikan Riau menempati posisi pertama di wilayah barat dan berada pada peringkat ke tujuh untuk tingkat nasional  sebagai daerah tertinggi nilai investasinya.

"Itu artinya Riau sangat layak sebagai daerah investasi bagi para investor dan pelaku usaha," ucap Edy, saat memberikan kata sambutan dalam penutupan Riau Expo 2019, di Lapangan Purna MTQ Pekanbaru, Rabu (4/8) malam.

Lebih lanjut Edy menjelaskan bahwa pihaknya akan semakin gencar menarik para investor untuk menanamkan modalnya di Riau. Menurutnya, kemajuan suatu daerah juga dinilai dari perkembangan perekonomian masyarakat, salah satunya dengan banyaknya investasi di daerah tersebut.

"Dengan adanya investasi, akan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Jadi kita akan terus berupaya mempromosikan dan memperkenalkan potensi Riau kepada para investor," ucapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Evarefita.

Ia menjelaskan, pada tahun 2019 target investasi di Riau sebesar 24 triliun, namun saat ini angka investasi di Riau telah mencapai 19.6 triliun.

"Tahun 2018, target investasi 23 triliun, naik menjadi 24 triliun. Masih bulan september, alhamdulillah investasi hampir sudah mencapai target, optimis akan lebih meningkat lagi," ujarnya.

Eva menyebutkan, prestasi ini diraih atas kerja keras setiap kabupaten/kota yang ada di Riau. Karena pemerintah kabupaten/kota rutin memberikan laporan setiap kinerja yang telah dilaksanakan atau dicapai.

"Semua tidak terlepas dari kesungguhan dalam bekerja baik provinsi maupun kabupaten/kota, kalau komunikasi berjalan dengan baik maka kemajuan akan terus kita raih," tutupnya. (MCR/IP)

Berita Terkait