Senin, 25 Muharram 1441 H | 23 September 2019

PEKANBARU - Setelah terbang sekitar 1,5 jam menggunakan helikopter dari Bandara Sultan Syarief Kasim Pekanbaru, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mendarat di sebuah lapangan di Desa Kerumutan Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. 

Turut mendampingi Kalaksa BPBD Riau Edward, Danrem Pekanbaru Brigjen Muhammad Fadjar, Tenaga Ahli BNPB Mayjen (Purn) Komaruddin Simanjuntak dan Egy Massadiah.

Sepanjang perjalanan Doni menyaksikan langsung setidaknya dua helikopter water bombing yang melakukan penyiraman pada sejumlah titik api kebakaran dengan asap tebal. 

Di Desa Kerumutan rombongan kemudian dikejutkan dengan adanya sejumlah kilang pompa minyak milik Pertamina yang hanya berjarak kurang dari 40 meter dari sumber api.

Dibantu aparat TNI Polri, BPBD, Manggala Agni, mantan Danjen Kopassus itu dengan sigap ikut serta memadamkan kobaran api yang membakar lahan gambut. 

"Ini sangat membahayakan karena ada sumur minyak yang jika tersambar api dapat menimbulkan kebakaran fatal," tegas Doni sambil memerintahkan Kalaksa BPBD Riau untuk mengirimkan helikopter water bombing hari itu juga untuk melakukan penyiraman dan pemadaman di sekitar lokasi sumur minyak Pertamina dan sumber api sekitarnya.

Seusai meninjau kebakaran hutan dan lahan Ka BNPB langsung melakukan rapat koordinasi dan evaluasi di ruang tunggu Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru. (MCR/mtr)

Berita Terkait

Info MC Riau Informasi Konsentrasi Partikulat (PM10) Pekanbaru tanggal 23/09/19 Pukul 06.00 WIB ISPU 593 kategori berbahaya (sumber : BMKG) MC Riau Informasi Konsentrasi Partikulat (PM10) Pekanbaru tanggal 23/09/19 Pukul 05.00 WIB ISPU 630 kategori berbahaya (sumber : BMKG) MC Riau Gubernur Riau senin pagi tanggal 23/09/19 jam 08.00 WIB Konfrensi Pers di Posko Mediacenter Karhutla Jl.Gajah Mada No.26 MC Riau (22/09/19) Gubernur Riau Tinjau Posko Kesehatan dan Rumah Singgah MC Riau Update hotspot perwilayah Provinsi tanggal 22/09/19 pukul 06.00 WIB sebagai berikut : Riau (211), Jambi (799), Lampung (43), Sumbar (8), Sumsel (619), Sumut (3), Kepri (15), Babel (71)