Selasa, 24 Safar 1441 H | 22 Oktober 2019

PEKANBARU - Kabut asap pekat yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, mulai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandar Udara (Bandara) Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, pada Jumat (20/9/2019) pagi.

Airport Duty Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Murniati mengatakan, bahwa pagi tadi, pesawat Batik Air dari Jakarta tujuan Pekanbaru harus berputar-putar di langit karena belum bisa mendarat akibat kabut asap.

"Ada satu pesawat yang sempat holding, yaitu pesawat Batik Air dari CGK. Harusnya mendarat pukul 07.35 WIB," kata Murniati di Pekanbaru, Jumat pagi.

Ia menjelaskan, bahwa jarak pandang di landasan pacu pada Jumat pagi tadi hanya 550 meter dengan kondisi terhalang kabut asap. Hal ini lah yang membuat pesawat belum bisa mendarat.

"Pesawat tersebut baru bisa landing pada pukul 08.00 WIB di jarak pandang 800 meter," terang Murni. (Mcr/rat)

Berita Terkait

Info MC Riau Titik panas (Hotspot) update 22/10/19 pukul 06.00 WIB, Jambi = 2 , Lampung = 19, Sumsel = 126, Babel = 11 , Riau = Nihil MC Riau Berikut Rekapitulasi Luas Lahan Terbakar di Kab/Kota se-Provinsi Riau pertanggal 4-10-2019 (Sumber PUSDATIN BPBD Prov. Riau) :Rohul : 89,25 Ha, Rohil : 1.939,45 Ha, Dumai : 351,75 Ha, Bengkalis : 1.907,34 Ha, Meranti : 368,5 Ha, Siak : 867,87 Ha, Pekanbaru : 280,11 Ha, Kampar : 352,03 Ha, Pelalawan : 548,2 Ha, Inhu : 1.172,3 Ha, Inhil : 1.071,85 Ha, Kuansing : 20.1 Ha