Selasa, 24 Safar 1441 H | 22 Oktober 2019

PEKANBARU - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, membuka posko kesehatan atau Rumah Singgah bagi masyarakat Riau yang mengalami Inpeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) atau penanggulangan darurat terhadap dampak kabut asap yang melanda Provinsi Riau, sejak, Senin (16/9) lalu di Jalan Sudirman, di samping Gelanggang Remaja, Pekanbaru. 

Kepala dinas Bapenda Riau, Indra Putra Yana mengatakan kepada media, Rumah Singgah Bapenda Riau beroperasi mulai pukul 07.00-21.00 WIB.

Di sana, diberikan pelayanan seperti oksigen, nebulizer, obat-obatan, vitamin dan makanan balita yang merupakan sumbangan dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan rumah sakit. 

"Di samping itu juga kami menyediakan Snack, susu, air mineral, dan masker yang merupakan sumbangan dari mitra Bapenda seperti Jasa Raharja, Telkom, serta ASN bapenda sendiri," sebutnya, Jumat (20/9).

Selain itu, lanjutnya, dokter disediakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau bekerja sama dengan beberapa Rumah sakit yang ada di Pekanbaru. 

"Sejak di buka posko kesehatan ini, warga yang mendatangi berkisar 50 perhari. Posko tersebut sangat membantu bagi masyarakat dan sekitar 200 ASN yang Bekerja di kantor Bapenda ini," kata Indra. 

Sementara itu, Bidang promosi kesehatan dinas Kesehatan Provinsi Riau, Dedi Parlaungan menghimbau kepada masyarakat untuk menyediakan kamar khusus untuk penanggulangan asap. 

"Ventilasi udara ditutup menggunakan kain basah, pergunakan penyejuk udara (AC atau Kipas Angin) untuk mencegah ISPA," ujarnya. 

Bagi masyakarat yang akan beraktivitas di luar, lanjut dedi, diharuskan menggunakan masker untuk mencegah partikel udara berbahaya. (MCR/Exa) 

 

Berita Terkait

Info MC Riau Titik panas (Hotspot) update 22/10/19 pukul 06.00 WIB, Jambi = 2 , Lampung = 19, Sumsel = 126, Babel = 11 , Riau = Nihil MC Riau Berikut Rekapitulasi Luas Lahan Terbakar di Kab/Kota se-Provinsi Riau pertanggal 4-10-2019 (Sumber PUSDATIN BPBD Prov. Riau) :Rohul : 89,25 Ha, Rohil : 1.939,45 Ha, Dumai : 351,75 Ha, Bengkalis : 1.907,34 Ha, Meranti : 368,5 Ha, Siak : 867,87 Ha, Pekanbaru : 280,11 Ha, Kampar : 352,03 Ha, Pelalawan : 548,2 Ha, Inhu : 1.172,3 Ha, Inhil : 1.071,85 Ha, Kuansing : 20.1 Ha