Selasa, 24 Safar 1441 H | 22 Oktober 2019

PEKANBARU - Mengingat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Riau sudah pada level berbahaya, dihimbau kepada masyarakat terkhusus olahragawan agar tidak berolah raga di luar ruangan.

Olah raga memang penting dilakukan demi kesehatan tubuh, apalagi olah raga lari dan jalan kaki ini bagus untuk paru-paru, namu demi menjaga paru-paru tetap sehat tidak dianjurkan untuk berolah raga dalam cuaca kabut asap.

Itu disampaikan Dokter Spesialis Paru RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, dr Azizman Saad. Ia melihat masih banyak masyarakat yang masih melakukan olah raga dilapangan terbuka.

"Namun jika tetap ingin berolah raga juga, carilah olah raga yang bisa dilakukan di dalam ruangan," katanya, Jumat (20/9/19).

Karena menurutnya, olah raga diluar akan menghirup banyak udara apalagi udara sekarang sangat tidak sehat. Dengan begitu kata dia, makin banyak kabut asap didalam paru-paru kita.

"Apalagi olah raga di lapangan terbuka. Sangat berbahaya bagi kesehatan paru-paru dan ini harus menjadi perhatian khusus bagi olahragawan," lanjutnya.

Terakhir, Azizman memaparkan, pencegahan yang dapat dilakukan agar kesehatan paru-paru terap terjaga yaitu tetap banyak mengkonsumsi air putih, makan makanan yang bergizi, buah dan sayur dan hindari mobilisasi di luar, jika terpaksa keluar ruangan hendaknya menggunakan masker. (MCR/NV)

Berita Terkait

Info MC Riau Titik panas (Hotspot) update 22/10/19 pukul 06.00 WIB, Jambi = 2 , Lampung = 19, Sumsel = 126, Babel = 11 , Riau = Nihil MC Riau Berikut Rekapitulasi Luas Lahan Terbakar di Kab/Kota se-Provinsi Riau pertanggal 4-10-2019 (Sumber PUSDATIN BPBD Prov. Riau) :Rohul : 89,25 Ha, Rohil : 1.939,45 Ha, Dumai : 351,75 Ha, Bengkalis : 1.907,34 Ha, Meranti : 368,5 Ha, Siak : 867,87 Ha, Pekanbaru : 280,11 Ha, Kampar : 352,03 Ha, Pelalawan : 548,2 Ha, Inhu : 1.172,3 Ha, Inhil : 1.071,85 Ha, Kuansing : 20.1 Ha