Selasa, 24 Safar 1441 H | 22 Oktober 2019

PEKANBARU - Forechaster BMKG Stamet Pekanbaru, Bibin Sulistio mengatakan bahwa potensi hujan nihil.

Prakiraan Cuaca di Provinsi Riau, Sabtu (21/9/19) sejak pagi hari hingga malam berpotensi jarak pandang yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze.

Kondisi itu membuat jumlah titik panas di Riau kembali meningkat. Dari 198 titik panas yang terpantau, 129 titik diantaranya diduga kuat sebagai titik api.

"129 titik api itu ada di Bengkalis 13 titik, Meranti 1 titik, Kuansing 2 titik, Pelalawan 18 titik, Rohil 38 titik, Inhil 47 titik dan Inhu 10 titik," terang Bibin.

Kembali meningkatnya jumlah titik panas di Riau membuat jarak pandang menjadi terbatas. Beberapa daerah di Riau memiliki jarak pandang dibawah 1 Km.

"Jarak pandang di Pekanbaru 700 meter, Inhu 500 meter dan Pelalawan 400 meter," terangnya. (MCR/mtr)

Berita Terkait

Info MC Riau Titik panas (Hotspot) update 22/10/19 pukul 06.00 WIB, Jambi = 2 , Lampung = 19, Sumsel = 126, Babel = 11 , Riau = Nihil MC Riau Berikut Rekapitulasi Luas Lahan Terbakar di Kab/Kota se-Provinsi Riau pertanggal 4-10-2019 (Sumber PUSDATIN BPBD Prov. Riau) :Rohul : 89,25 Ha, Rohil : 1.939,45 Ha, Dumai : 351,75 Ha, Bengkalis : 1.907,34 Ha, Meranti : 368,5 Ha, Siak : 867,87 Ha, Pekanbaru : 280,11 Ha, Kampar : 352,03 Ha, Pelalawan : 548,2 Ha, Inhu : 1.172,3 Ha, Inhil : 1.071,85 Ha, Kuansing : 20.1 Ha