Selasa, 24 Safar 1441 H | 22 Oktober 2019

Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan mulai menunjukkan hasil. Ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menimbulkan asap pekat.

"Alhamdulillah kemarin sempat hujan di Kelurahan Bukit Kayu Kapur, berbatasan dengan Bengkalis sekitar pukul 17.00 WIB," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edwar Sanger kepada media ini, Sabtu (21/09/2019) di Pekanbaru, Riau.

Keberhasilan ini tentu masih di sebagian kecil wilayah Provinsi Riau.

Sebelumnya, salah satu media, kumparan.com menyebutkan bahwa personel gabungan terus berupaya memadamkan karhutla di wilayah Riau dan sekitarnya. Salah satu cara yang dilakukan adalah teknologi modifikasi cuaca (TMC) atau hujan buatan. 

"Pesawat Cassa 212 yang diawaki oleh Kapten Wanti dan Letda Yusuf membawa 800 garam NaCl dan melakukan penyemaian awan di wilayah Pelalawan, Kampar, dan Lima Puluh Kota (Sumatera Barat)," kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, dalam keterangannya, Kamis (19/9). 

Proses pembuatan hujan buatan ini memerlukan berbagai pertimbangan. Hujan buatan bergantung pada keberadaan awan potensial hujan, dengan memiliki kadar air minimal 75 persen.

Setelah menyemai awan dengan garam, hujan buatan berhasil terjadi di tiga titik.

"Hasilnya terjadi hujan dengan intensitas deras dari jam 16.31 sampai 17.05 WIB di wilayah Kelurahan Teluk Bitung, Kecamatan Merbau, dan Kabupaten Meranti," ujar Agus. 

Sementara itu, operasi hujan buatan di Kalimantan Tengah, yang memiliki hampir 2.000 titik api tidak jadi dilakukan. Sebab, BMKG melaporkan tidak terpantau pertumbuhan awan potensial hujan di Kalteng dari Kamis pagi hingga sore hari. 

Hujan merupakan salah satu upaya yang paling memungkinkan dalam penanganan karhutla di sebagian Pulau Kalimantan dan Sumatera. (rls) 

Berita Terkait

Info MC Riau Titik panas (Hotspot) update 22/10/19 pukul 06.00 WIB, Jambi = 2 , Lampung = 19, Sumsel = 126, Babel = 11 , Riau = Nihil MC Riau Berikut Rekapitulasi Luas Lahan Terbakar di Kab/Kota se-Provinsi Riau pertanggal 4-10-2019 (Sumber PUSDATIN BPBD Prov. Riau) :Rohul : 89,25 Ha, Rohil : 1.939,45 Ha, Dumai : 351,75 Ha, Bengkalis : 1.907,34 Ha, Meranti : 368,5 Ha, Siak : 867,87 Ha, Pekanbaru : 280,11 Ha, Kampar : 352,03 Ha, Pelalawan : 548,2 Ha, Inhu : 1.172,3 Ha, Inhil : 1.071,85 Ha, Kuansing : 20.1 Ha