Selasa, 24 Safar 1441 H | 22 Oktober 2019

PEKANBARU - Menyikapi perkembangan cuaca dan musim kemarau di Provinsi Riau yang berdampak pada kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kabut asap yang semakin tebal, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, mengajak masyarakat untuk melaksanakan shalat istisqa secara serentak di seluruh kabupaten/kota yang ada di Riau.

Ajakan ini disampaikan Syamsuar melalui surat edaran Gubernur Riau (Gubri) nomor 334/SE/2019, yang ditembuskan langsung kepada Menteri Dalam Negeri RI, ketua DPRD Provinsi Riau, Forkopimda Riau, serta Kanwil Kementerian Agama Riau.

"Edaran ini disampaikan kepada Bupati/Walikota, kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Ketua MUI Kabupaten/Kota, camat kabupaten/kota, kepala kantor urusan agama kecamatan, ketua MUI kecamatan se Provinsi Riau," kata Syamsuar melalui suratnya, Sabtu (21/9).

Selanjutnya, dalam surat tersebut juga dijelaskan untuk pelaksanaan shalat istisqa  serentak dilaksanakan pada hari Selasa (24/9) pukul 07.30 WIB di daerah masing-masing.

Untuk kota Pekanbaru dan sekitarnya, shalat istisqa akan digelar di masjid raya An-Nur Pekanbaru, sedangkan untuk kabupaten/kota lainnya dilaksanakan berdasarkan instruksi dari masing-masing kepala daerah.

"Terkait pelaksanaan shalat istisqa agar dapat berkoordinasi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama atau MUI setiap daerah," tambahnya.

Akhir surat tersebut, disebutkan Gubri agar dapat dilaksanakan sesuai instruksi dan berjalan dengan baik sehingga hujan segera turun menyelimuti Riau.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa, menyikapi perkembangan cuaca dan musim kemarau di Provinsi Riau yang berdampak pada kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kabut asap. (MCR/IP)

Berita Terkait

Info MC Riau Titik panas (Hotspot) update 22/10/19 pukul 06.00 WIB, Jambi = 2 , Lampung = 19, Sumsel = 126, Babel = 11 , Riau = Nihil MC Riau Berikut Rekapitulasi Luas Lahan Terbakar di Kab/Kota se-Provinsi Riau pertanggal 4-10-2019 (Sumber PUSDATIN BPBD Prov. Riau) :Rohul : 89,25 Ha, Rohil : 1.939,45 Ha, Dumai : 351,75 Ha, Bengkalis : 1.907,34 Ha, Meranti : 368,5 Ha, Siak : 867,87 Ha, Pekanbaru : 280,11 Ha, Kampar : 352,03 Ha, Pelalawan : 548,2 Ha, Inhu : 1.172,3 Ha, Inhil : 1.071,85 Ha, Kuansing : 20.1 Ha