Selasa, 24 Safar 1441 H | 22 Oktober 2019

PEKANBARU - Mengingat kondisi udara di kota Pekanbaru memasuki level berbahaya, pihak Universitas Riau (UNRI) kembali meliburkan mahasiswanya mulai Senin 23 september sampai 27 september.

Pemberitahuan libur tersebut disampaikan melalui surat pengumuman nomor :T/6902/UN19/PK.01.03.2019, dalam pengumuman tersebut ditandatangani langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNRI Prof Muhammad Nur Mustafa, Minggu (22/9).

Selanjutnya, pengumuman tersebut berisikan lima poin yaitu, kegiatan perkuliahan diliburkan senin-jumat tanggal 23-27 September 2019 dan akan selalu ditinjau sesuai dengan perkembangan keadaan.

"Untuk poin dua, selama perkuliahan diliburkan, maka diminta semua dosen untuk memberikan tugas mandiri kepada mahasiswa sebagai pengganti jam tatap muka perkuliahan," ucap Prof Muhammad Nur Mustafa.

Berikutnya, seluruh ASN dan tenaga kontrak tetap mengisi presensi dan melakukan kegiatan pelayanan administrasi perkantoran sebagaimana mestinya, kecuali bagi yang memiliki riwayat penyakit asma, jantung, ibu hamil dan menyusui, serta lansia diperkenankan libur yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter.

"Dihimbau kepada seluruh keluarga besar UNRI untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan," ujarnya.

Dalam poin terakhir ditekankan apabila kondisi udara membaik atau normal, maka kegiatan perkuliahan akan diaktifkan kembali sebagaimana mestinya.

"Demikian pengumuman ini dibuat agar dapat dimaklumi dan dilaksanakan," tutupnya.(MCR/IP)

Berita Terkait

Info MC Riau Titik panas (Hotspot) update 22/10/19 pukul 06.00 WIB, Jambi = 2 , Lampung = 19, Sumsel = 126, Babel = 11 , Riau = Nihil MC Riau Berikut Rekapitulasi Luas Lahan Terbakar di Kab/Kota se-Provinsi Riau pertanggal 4-10-2019 (Sumber PUSDATIN BPBD Prov. Riau) :Rohul : 89,25 Ha, Rohil : 1.939,45 Ha, Dumai : 351,75 Ha, Bengkalis : 1.907,34 Ha, Meranti : 368,5 Ha, Siak : 867,87 Ha, Pekanbaru : 280,11 Ha, Kampar : 352,03 Ha, Pelalawan : 548,2 Ha, Inhu : 1.172,3 Ha, Inhil : 1.071,85 Ha, Kuansing : 20.1 Ha