PEKANBARU - Curah hujan yang kembali mengguyur Kota Pekanbaru dan beberapa daerah lainnya memberikan imbas positif dalam upaya penangan kebakaran hutan dan lahan. Ini terlihat dengan kondisi asap yang turun cukup signifikan dan langit terlihat cerah.
Hal ini sesuai prediksi BMKG yang menganalisis potensi hujan di Riau hingga beberapa hari mendatang. Kondisi ini diharapkan terus berlanjut, sehingga dapat mengeliminir karhutla di bumi Melayu Lancang Kuning.
Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Marzuki menilai, potensi hujan memang masih terpantau. Curah hujan yang menguyur sejumlah wilayah Riau membuat jarak pandang sudah di atas seribu meter atau satu km pada Rabu (25/9/2019) pagi ini.
Untuk Kota Pekanbaru jarak panjang 1,5 kilometer, Pelalawan 2 kilometer. Kemudian Kota Dumai jarak pandang 1 kilometer dan Rengat 3 kilometer begitu juga beberapa daerah lainnya yang jarak pandang juga kembali membaik.
Kendati demikian, hotspot juga masih terpantau di beberapa daerah. Saat ini terdeteksi 152 hotpsot dengan tingkat kepercayaan 50 persen yang tersebar di tujuh kabupaten/kota se Riau. (MCR/mz)