Senin, 22 Rabiul Awwal 1441 H | 18 November 2019

BENGKALIS - Dosen Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Islam Riau (UIR), Rio Sundari, mengedukasi masyarakat wilayah Pesisir Rupat Kabupaten Bengkalis terkait konsep Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Rio Sundari menjelaskan, bahwa kegiatan edukasi ini dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat (PKM) dalam upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menghadapi MEA di daerah perbatasan Riau.

"Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa posisi Indonesia itu strategis dan populasi yang besar memiliki potensi dalam sektor ekonomi," ujarnya melalui rilis yang dikirimnya ke Media Center Riau, Rabu (02/10).

Jelasnya, Rupat Utara merupakan daerah yang terkenal dengan sektor wisata alam yang menarik dan terjaga keasliannya, untuk itu masyarakatnya perlu diberikan pemahaman dalam mengembangkan potensi yang ada.

"Masyarakat Rupat harus siap dalam memanfaatkan potensi yang ada agar bisa bersaing dengan daerah lain sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat," sebut Rio.

Selanjutnya, Rio menyebutkan, kegiatannya berlangsung selama dua hari. Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan yaitu kunjungan keterbatasan laut Indonesia Malaysia di wilayah perairan Rupat Utara, pelaksanaan PKM serta pemetaan peluang ekonomi kreatif masyarakat yang bisa dikembangkan di Rupat Utara.

"Pulau Rupat dipilih karena merupakan salah satu pulau di Kabupaten Bengkalis yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka yang merupakan perbatasan Indonesia dan Malaysia, dan menjadi salah satu pintu gerbang lalu lintas barang perdagangan transnasional," kata Dosen HI UIR ini.

Rio berharap, adanya kegiatan PKM ini dapat membantu pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi permasalahan terkait ekonomi dan sosial budaya.

"Untuk tujuan jangka panjangnya yaitu semoga daerah ini bisa menjadi desa binaan program studi HI UIR di wilayah perbatasan Riau dengan Malaysia ini," harapnya.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kecamatan Rupat Utara, Sadikin mengatakan, PKM ini sangat membantu masyarakat dalam mengetahui dan mengembangkan potensi ekonomi kreatif masyarakat.

"Jadi masyarakat lebih tahu potensi ekonomi kreatif, seperti potensi inovasi produk perikanan dan pengembangan kawasan wisata di Pulau Rupat," tutup Sadikin. (MCR/IP)

Berita Terkait