Selasa, 24 Safar 1441 H | 22 Oktober 2019

PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution mengadakan pertemuan dengan Komisi Perlindungan (KP) HIV AIDS Provinsi Riau dalam rangka membahas perkembangan kasus HIV AIDS di Provinsi Riau di Ruang Rapat Wakil Gubernur Riau Kantor Gubernur Riau Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Senin (07/10).

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimi Yuliani Nazir, Sekretaris KP HIV AIDS Provinsi Riau dr Sri, serta anggota KP HIV AIDS lainnya.

Wagubri Edy Natar menyebutkan, saat ini kasus HIV AIDS sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menyelesaikannya karena penyakit ini telah merambah ke semua golongan masyarakat Riau terutama remaja.

"Sudah banyak yang kena HIV AIDS, bagaimana peran dari KP HIV AIDS untuk bekerja ekstra dalam menuntaskannya," sebutnya.

Ia menambahkan, kedepannya perlu adanya koordinasi dan kolaborasi semua elemen dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya HIV AIDS serta menganalisis permasalahan yang terjadi di Riau.

"Analisis lapangan terkait permasalahan ini sangat penting, jadi itu yang harus dibangun," ujarnya.

Sekretaris KP HIV AIDS Provinsi Riau, dr Sri mengatakan bahwa pihaknya yang terdiri dari tim KP HIV AIDS serta komunitas peduli HIV AIDS akan terus berupaya untuk mengajak masyarakat menjauhi penyakit berbahaya tersebut.

"Sudah banyak yang terjerumus, tugas kita bagaimana merangkul dan mengajaknya kembali percaya diri dan merasa hidup itu penting. Dan mengajak yang belum terkena untuk menghindari," tutup Sri. (MCR/IP)

Berita Terkait

Info MC Riau Titik panas (Hotspot) update 22/10/19 pukul 06.00 WIB, Jambi = 2 , Lampung = 19, Sumsel = 126, Babel = 11 , Riau = Nihil MC Riau Berikut Rekapitulasi Luas Lahan Terbakar di Kab/Kota se-Provinsi Riau pertanggal 4-10-2019 (Sumber PUSDATIN BPBD Prov. Riau) :Rohul : 89,25 Ha, Rohil : 1.939,45 Ha, Dumai : 351,75 Ha, Bengkalis : 1.907,34 Ha, Meranti : 368,5 Ha, Siak : 867,87 Ha, Pekanbaru : 280,11 Ha, Kampar : 352,03 Ha, Pelalawan : 548,2 Ha, Inhu : 1.172,3 Ha, Inhil : 1.071,85 Ha, Kuansing : 20.1 Ha