Selasa, 24 Safar 1441 H | 22 Oktober 2019

PEKANBARU - Sebanyak 12 titik panas (hotspot) terpantau citra satelit Terra/Aqua tersebar di Provinsi Riau, pagi ini, Selasa (8/10/2019).

Kabid Data dan Informasi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Marzuki mengatakan, bahwa 12 titik panas yang berada di level confidence di bawah 50 persen tersebut tersebar di empat kabupaten di Riau. Diantaranya, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terdeteksi sembilan titik panas, Bengkalis, Kampar, dan Kuantan Singingi (Kuansing) masing-masing ada satu titik panas.

"Titik panas berbeda dengan titik api. Bisa dikatakan titik api apa bila berada di level confidence di atas 70 persen dan yang berada di atas tingkat kepercayaan 70 persen tersebut, pagi tadi terdeteksi sebanyak delapan titik api," kata Marzuki di Pekanbaru, Selasa pagi.

Dari jumlah tersebut, kata Marzuki, Inhu menjadi daerah yang juga terbanyak titik apinya mencapai enam titik. Kemudian, Bengkalis dan Kampar masing-masing satu titik.

"Ini di Inhu yang terbanyak terdeteksi titiknya," tandasnya. (Mcr/rat)

Berita Terkait

Info MC Riau Titik panas (Hotspot) update 22/10/19 pukul 06.00 WIB, Jambi = 2 , Lampung = 19, Sumsel = 126, Babel = 11 , Riau = Nihil MC Riau Berikut Rekapitulasi Luas Lahan Terbakar di Kab/Kota se-Provinsi Riau pertanggal 4-10-2019 (Sumber PUSDATIN BPBD Prov. Riau) :Rohul : 89,25 Ha, Rohil : 1.939,45 Ha, Dumai : 351,75 Ha, Bengkalis : 1.907,34 Ha, Meranti : 368,5 Ha, Siak : 867,87 Ha, Pekanbaru : 280,11 Ha, Kampar : 352,03 Ha, Pelalawan : 548,2 Ha, Inhu : 1.172,3 Ha, Inhil : 1.071,85 Ha, Kuansing : 20.1 Ha