Selasa, 24 Safar 1441 H | 22 Oktober 2019

PEKANBARU - Legislator Riau dari Fraksi Demokrat Noviwaldy Jusman memberikan apresiasi pada pihak Polda dan jajaran dengan ditahannya salah seorang Manajer perusahaan perkebunan sawit yang ada di Riau yaitu PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) terkait Kasus Karhutla karena Lalai Awasi Lahan.

Ia berharap kinerja yang sama untuk terus dikembangkan penyelidikan terhadap perusahaan sawit yang lain yang diduga juga ada melakukan hal yang sama. 

"Kita sangat mendukung apa yang telah dilakukan oleh pihak Polda Riau dalam penegakan hukum terhadap petinggi PT SSS terkait kejadian Karhutla di lahannya," sebutnya, Rabu (09/10).

Ia juga meminta pada pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk melakukan pengembangan dalam melakukan pengawasan terutama perizinan perkebunan yang diberikan. Menurutnya, kebanyakan izin yang dimiliki perusahaan dilihat di lapangan tidak cocok atau melebihi izin yang diberikan. 

"Kita minta komitmen dari pemprov terkait izin, yang menyalahi harus dicabut," tambahnya sembari mengatakan terkait juga masalah pemasukan daerah.

Dikatakan juga, akibat terjadinya kabut asap di provinsi Riau selama ini sudah banyak mendatangkan kerugian bagi daerah. Sekolah diliburkan, penerbangan terganggu, perekonomian juga terganggu. 

"Kita berharap penegakan hukum ini harus terus dilakukan sehingga ada efek jera bagi perusahaan dalam menjaga lahannya untuk tidak terbakar. Sehingga kabut asap tidak lagi terjadi tiap tahunnya," pungkasnya. (MCR/Ch)

Berita Terkait

Info MC Riau Titik panas (Hotspot) update 22/10/19 pukul 06.00 WIB, Jambi = 2 , Lampung = 19, Sumsel = 126, Babel = 11 , Riau = Nihil MC Riau Berikut Rekapitulasi Luas Lahan Terbakar di Kab/Kota se-Provinsi Riau pertanggal 4-10-2019 (Sumber PUSDATIN BPBD Prov. Riau) :Rohul : 89,25 Ha, Rohil : 1.939,45 Ha, Dumai : 351,75 Ha, Bengkalis : 1.907,34 Ha, Meranti : 368,5 Ha, Siak : 867,87 Ha, Pekanbaru : 280,11 Ha, Kampar : 352,03 Ha, Pelalawan : 548,2 Ha, Inhu : 1.172,3 Ha, Inhil : 1.071,85 Ha, Kuansing : 20.1 Ha