Selasa, 24 Safar 1441 H | 22 Oktober 2019

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mempertegas komitmennya dalam pengembangan kawasan religi. Ini terlihat dengan telah mengalokasikan anggaran perencanaan pembangunan Quran Center Riau di kawasan Masjid Raya Annur.

Dalam prosesnya, hal tersebut sudah diakomodit di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2019. Saat ini proses tersebut sedang masuk dalam tahap lelang secara elektronik sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau, Dadang Eko Purwanto mengatakan, proses tersebut memang menjadi perhatian dari instansi yang dipimpinnya. Diharapkan dengan telah dialokasikannya anggaran perencanaan dapat menjadi langkah awal untuk menggesa realisasi sarana infrastruktur bernuansa religi tersebut.

“Ya sudah kita usulkan. Untuk perencanaannya telah dimasukkan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019 lebih kurang sebesar Rp500 juta,” paparnya, Kamis (10/10/2019).

Saat disinggung mengenai tahapannya, ia menerangkan untuk tahapannya, saat ini perencanaan Quran Center tersebut tengah proses lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Riau. Sementara untuk penetapan lokasi (Penlok) Quran Center sendiri, lanjut Dadang, dipastikan tidak di Kawasan Raja Ali Haji Purna MTQ.(MCR/mz) 

Berita Terkait

Info MC Riau Titik panas (Hotspot) update 22/10/19 pukul 06.00 WIB, Jambi = 2 , Lampung = 19, Sumsel = 126, Babel = 11 , Riau = Nihil MC Riau Berikut Rekapitulasi Luas Lahan Terbakar di Kab/Kota se-Provinsi Riau pertanggal 4-10-2019 (Sumber PUSDATIN BPBD Prov. Riau) :Rohul : 89,25 Ha, Rohil : 1.939,45 Ha, Dumai : 351,75 Ha, Bengkalis : 1.907,34 Ha, Meranti : 368,5 Ha, Siak : 867,87 Ha, Pekanbaru : 280,11 Ha, Kampar : 352,03 Ha, Pelalawan : 548,2 Ha, Inhu : 1.172,3 Ha, Inhil : 1.071,85 Ha, Kuansing : 20.1 Ha