Selasa, 24 Safar 1441 H | 22 Oktober 2019

PEKANBARU - Demi meningkatkan perekonomian syariah di Riau, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengusulkan beberapa jurusan baru berbasis syariah di Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau.

Beberapa jurusan tersebut yakni, Jurusan Managemen Bisnis Qur'an, Jurusan Hafids Preneur, Jurusan Akuntansi Syariah dan Jurusan Mikro Keuangan Syariah.

"Ini sudah waktunya disampaikan kepada rektor dan secepatnya dibuka jurusan tersebut," terang Gubri, Kamis (10/10).

Hal tersebut dikatakan Gubri, saat menghadiri Kuliah Umum bersama Fakuktas Syariah dan Hukum di Gedung Islamic Center UIN Suska Riau yang bertemakan "Sistem Ekonomi Syariah Menuju Riau Lebih Baik" (Tantangan dan peluang alumni Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau).

Usulan ini bertujuan agar UIN Suska Riau kata Syamsuar, mencetak alumni yang profesional berbasis syariah yang nantinya bisa bersaing di dunia internasional dalam perkembangan ekonomi syariah.

Apalagi sekarang Syamsuar beserta jajaran sedang gencarnya dengan wisata halal dan perekonomian berbasisi syariah.

"Kita harus mengubah sistem biasa menjadi berbasis syariah demi menuju Riau lebih baik," lanjutnya.

Selanjutnya dalam kesempatan yang sama juga ia memaparkan misi pembangunan jangka menengah daerah Provinsi Riau dimasa baktinya yakni, pertama, mewujudkan sumber daya manusia beriman, berkualitas dan berdaya saing global melalui pembangunan indonesia seutuhnya. Untuk mengukur kemajuan sebuah bangsa adalah dari daya saingnya.

"Mahasiswa dituntut memiliki daya saing dan untuk mencapai itu tentunya harus meningkatkan kualitas pendidikan," ungkapnya.

Kedua, mewujudkan pembangun insfrastruktur daerah yang merata dan berwawasan lingkungan.

"Sekarang tidak hanya pembangunan berkaitan dengan ekonomi tapi juga harus memikirkan berwawasan lingkungan, apalagi sekarang lingkubgan global sangat berpengaruh terhadap kemajuan daerah," tutupnya. (MCR/NV).

Berita Terkait

Info MC Riau Titik panas (Hotspot) update 22/10/19 pukul 06.00 WIB, Jambi = 2 , Lampung = 19, Sumsel = 126, Babel = 11 , Riau = Nihil MC Riau Berikut Rekapitulasi Luas Lahan Terbakar di Kab/Kota se-Provinsi Riau pertanggal 4-10-2019 (Sumber PUSDATIN BPBD Prov. Riau) :Rohul : 89,25 Ha, Rohil : 1.939,45 Ha, Dumai : 351,75 Ha, Bengkalis : 1.907,34 Ha, Meranti : 368,5 Ha, Siak : 867,87 Ha, Pekanbaru : 280,11 Ha, Kampar : 352,03 Ha, Pelalawan : 548,2 Ha, Inhu : 1.172,3 Ha, Inhil : 1.071,85 Ha, Kuansing : 20.1 Ha