Kamis, 25 Rabiul Awwal 1441 H | 21 November 2019

PEKANBARU - Warga Pekanbaru antusias mengurus pemutihan denda pajak kendaraan dan gratis bea balik nama yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dari tanggal 15 Oktober hingga 14 Desember mendatang.

Salah seorang warga Pekanbaru yang mengurus pembayaran pajak, Ani, menyebutkan bahwa pajak motornya atau kendaraan roda dua miliknya telat bayar pajak sejak dua tahun lalu.

Karena mendapatkan informasi denda gratis, Ani langsung mendatangi Samsat terdekat dan membayar pajak sesuai dengan yang ditetapkan oleh petugas Samsat.

"Awalnya malas bayar pajak karena sudah lama mati pajak, tapi karena ada pemutihan seperti ini jadi pengen bayar kan tidak dikenakan denda," ungkapnya, Jumat (18/10).

Ani menjelaskan, untuk pengurusan bayar pajak tidak ada yang sulit jika mengetahui alur dan syaratnya. Ia menambahkan, cukup membawa KTP dan STNK asli.

"Tidak ada yang ribet, prosedurnya sudah dijelaskan di papan informasi," tambahnya.

Warga lainnya, Andi, mengaku hendak mengurus balik nama kendaraan roda empat yang dibelinya beberapa waktu lalu.

Ia menuturkan, mobil tersebut dibelinya dari pihak ketiga yang berdomisili di luar kota Pekanbaru. Untuk mempermudah urusan bayar pajak dan lain sebagainya, Andi bermaksud untuk memanfaatkan pemutihan pajak dan gratis bea balik nama tahun ini.

"Sudah tanya petugas, katanya nanti cabut plat dulu di kabupaten asal terus membawa persyaratan KTP, STNK, BPKB dan kwitansi jual beli," sebutnya.

Menurut Andi, program pemerintah seperti ini sangat membantu dan meringankan beban masyarakat yang hendak bayar pajak dan balik nama kendaraan namun takut terbayar mahal.

"Ini bagus sekali, manfaatkan dengan sebaik mungkin. Kadang pengen urus pajak tapi takut kemahalan," terangnya.

Hal yang sama juga dirasakan Ayu, ia mengaku sangat terbantu dengan adanya pemberitaan pemutihan pajak kendaraan dan gratis bea balik nama tersebut. 

"Alhamdulillah sangat berterimakasih dengan pemberitahuan gratis ini, jadi buru-buru datang ke samsat," kata Ayu. (MCR/IP)

Berita Terkait