Kamis, 25 Rabiul Awwal 1441 H | 21 November 2019

Pekanbaru - Komisi III DPRD Riau ingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerjanya, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau untuk serius dalam mengelola aset daerah yang ada. Pasalnya keberadaan aset saat ini ada yang tidak terpelihara baik atau tidak terurus bahkan ada yang tidak tahu keberadaannya atau hilang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Riau Husaimi Hamidi saat dikonfirmasi mengenai salah satu hasil hearing yang dilakukan.

"Pertama kita silaturahmi dengan mitra kerja kita karena baru mulai dilantik dan terbentuknya Komisi III.  Kemuduan juga evaluasi kinerja apa yang sudah dilakukan dan permadalahan yang dijumpai untuk dicarikan solusinya," sebut Hisaimi, Senin (21/10).

Diakuinya, pengelolaan aset Riau masih belum optimal yang dilakukan saat ini. Masih banyak dijumpai persoalan yang terjadi di lapangan. Seperti salah satu contoh persoalan adalah, ada asetnya, catatannya tidak ada. Ada catatannya, tapi barangya tidak ada.

"Jadi kita inginya kedepan semua aset yang tercatat ada barangnya. Semua barang ada catatannya," sebut politisi PPP Dapil Rokan Hilir ini.

Diakui juga, saat ini provinsi Riau sudah sangat tertinggal dalam masalah pengelolaan aset daerah.

"Kita ingin semacam ada data base dalam pengelolaan aset ini. Jadi setiap kita ingin mengetahui data aset tinggal klik tombol terlihat semua. Lengkap dengan data pendukungnya, apakah alamatnya, ukurannya, siapa yang pakai, bentuknya dan kain sebagainya," tambahnya berharap. (MC/Ch)

Berita Terkait