Sabtu, 27 Rabiul Awwal 1441 H | 23 November 2019

PEKANBARU - Pengurus Daerah Provinsi Riau Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asosiasi Tenaga Ahli Pemborong Indonesia (ATAPI), Perusahaan Kontraktor Nasiobal (PERKONAS) dan Asosiasi Konstruksi Pemborong Indonesia (ASKOPINDO) mengadakan pelantikan dan Musyawarah Daerah (Musda) bersama yang digelar di The Premiere Hotel Pekanbaru, Kamis (7/11/19).

Ketua Umum dari tiga Asosiasi itu, Syarifuddin Tahir mengatakan bahwa Musda kali ini merupakan yang ke-II di Riau dan asosiasi tersebut sudah 5 tahun berdiri. Dari 3 asosiasi ini, 2 diantaranya merupakan bidang usaha dan satu adalah tenaga ahli.

Ia juga berharap masing-masing ketua cabang tiga asosiasi terlantik itu nantinya bisa bekerja semaksimal mungkin demi kemajuan daerah Provinsi Riau.

"Semoga calon pengurus asosiasi Riau bisa bekerja sama dan bersinergi," katanya.

Lebih lanjut, ia berharap Pemerintah Kabupaten/Kota dan Pemerintah Provinsi Riau untuk menyediakan dana supaya bisa memfasilitasi pelatihan jasa konstruksi khususnya tenaga ahli yang profesional di Riau.

"Dengan adanya kerjasama pemerintah daerah maka asosiasi bisa bekerja sama untuk menciptakan tenaga ahli dan profesional dalam menghadapi persaingan global," terangnya.

Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri) dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau, Ali Subagyo menyambut baik diselenggarakannya Musda ke-II ini.

"Kami menilai kegiatan ini memiliki makna startegis bagi eksistensi terutama untuk meningkatkan peran aktif dalam pelaksanaan pembangunan di Provinsi Riau," ungkapnya.

Ia melihat sektor pembangunan sangat penting keberadaannya dalam rangka peningkatan usaha, dengan demikian lanjut Ali, maka pengelolaan sektor pembangunan harus dapat dilakukan secara berkeadilan, berkelanjutan, optimal dan terpadu.

Sementara itu, ia juga mengatakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing dalam sektor pembangunan adalah meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

"SDM merupakan kunci dalam mendukung terwujudnya reformasi ekonomi yakni bagaimana mendapatkan SDM yang berkualitas dan memiliki keterampilan serta berdaya saing tinggi di era digital saat ini," terangnya.

Ia berharap, dengan adanya Musda ini dapat menyatukan persepsi dalam memajukan sektor yang ada khususnya sektor pembangunan dan tenaga ahli yang profesional di daerah Provinsi Riau. (MCR/NV)

Berita Terkait